Pemilu 2019

Bawaslu Riau Sudah Temukan 41 Dugaan Pelanggaran Pemilu, 11 Pelanggaran Netralitas

13 di antaranya bersumber dari laporan masyarakat dan sisanya merupakan temuan Bawaslu.

Bawaslu Riau Sudah Temukan 41 Dugaan Pelanggaran Pemilu, 11 Pelanggaran Netralitas
ist
Bawaslu Riau Sudah Temukan 41 Dugaan Pelanggaran Pemilu, 11 Pelanggaran Netralitas 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Hingga 4 Januari 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau menemukan 41 dugaan pelanggaran pada Pemilu selama tahun 2018.

Angka tersebut terhitung sejak tahapan awal Pemilu, yaitu verifikasi Parpol hingga tahapan kampanye.

Komisioner Bawaslu Riau, Gema Wahyu Adinata mengatakan, dari 41 dugaan pelanggaran pemilu, 13 di antaranya bersumber dari laporan masyarakat dan sisanya merupakan temuan Bawaslu.

Dari keseluruhan angka dugaan pelanggaran pemilu, 7 di antaranya merupakan pelanggaran administrasi, 9 tindak pidana pemilu, 11 pelanggaran netralitas dan lainnya merupakan pelanggaran hukum lainnnya dan pelanggaran kode etik.

"Dari 41 dugaan pelanggaran pada Pemilu tersebut 28 di antaranya sudah dan sedang ditindaklanjuti," ujar Gema, Senin (7/1/2019).

Sedangkan kasus yang dihentikan lantaran tidak terbukti sebagai pelanggaran ataupun karena kurangnya bukti sebanyak 13 kasus.

Baca: Bawaslu Riau Awasi Langsung Pemilih Kategori ODGJ di Riau, Orang Gila Bisa Nyoblos

Baca: Bawaslu Riau Pasang Kuda-kuda Antisipasi Jika Suket Bisa Nyoblos

Baca: Bawaslu Pastikan LPSDK yang Disampaikan ke KPU Tak Luput dari Pengawasan

Jika diklasifikasi berdasarkan wilayah, dari 41 dugaan pelanggaran 3 di antaranya laporan dari Bawaslu Riau, Pekanbaru 2 laporan, Dumai 7 laporan,  Bengkalis 2 laporan, Inhil 1 laporan, Inhu 1 laporan, Kampar 3 laporan, Kuantan Singingi 1 laporan, Pelalawan 1 laporan, Rohul 8 laporan, Rohil 1 laporan, Siak 2 laporan, dan Meranti 2 laporan. 

"Dari data dugaan kasus pelanggaran yang paling banyak berasal dari Rohul, 8 kasus," ujarnya.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved