Kekhawatiran Asita Riau Saat Kebijakan Bagasi Gratis Dihapus dan Rencana Travel Agen Tiru Tahun 1990

Harusnya pemerintah bisa intervensi lebih jauh karena ini berkaitan dengan hajat hidup orang banyak

Kekhawatiran Asita Riau Saat Kebijakan Bagasi Gratis Dihapus dan Rencana Travel Agen Tiru Tahun 1990
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah wisatawan asal Malaysia mengunjungi Rumah Tuan Kadi di Jalan Perdagangan, Pekanbaru, Selasa (20/11/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Pihak agen travel ada yang berencana kembali lagi menerapkan sistem Overland (perjalanan darat) sebagaimana yang dilaksanakan pada tahun 80 dan 90 an.

Laporan wartawan tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua DPD Asita Riau Dede Firmansyah melihat rencana kenaikan tarif harga tiket pesawat dan adanya kebijakan penghapusan bagasi gratis, akan berdampak pada jumlah wisatawan yang akan melancong.

"Efeknya ke pariwisata tentu sangat besar, karena mobilitas orang untuk melakukan kunjungan akan berkurang dengan kebijakan ini, "ujar Dede Firmansyah.

Apalagi yang sangat berpengaruh lagi kebijakan maskapai penerbangan yang akan menerapkan sistem bagasi berbayar atau menghapus yang selama ini ada bagasi gratis.

" Saya rasa pemerintah harus melihat itu secara jelas, gimana cara mencapai target wisatawan kalau ini diberlakukan, "ujarnya.

Karena sebagai pihak travel agen sendiri, Asita menjual paket yang tentunya murah dan sesuai permintaan masyarakat.

Dengan kebijakan tersebut tentunya tidak ada lagi yang murah.

Baca: Lion Air Terapkan Bagasi Berbayar, Ini Cara Penumpang Menyiasati Bila Terpaksa Pergi Naik Pesawat

Baca: Lion Air dan Wings Air Hapus Jatah Bagasi Penumpang, Akankah Harga Tiket Pesawat Turun?

Baca: Catat, Mulai 8 Januari Bagasi Lion Air dan Wings Air Berbayar!

"Misalnya kita menjual pilihan Bandung atau Jakarta tentu yang dipilih yang murah, kalau selama ini pengalaman begitu, dan yang jelas kalau ini diberlakukan efeknya pada pemerintah tidak capai target pariwisata, "ujar Dede.

Dengan tarif ongkos pesawat yang mahal dan biaya bagasi yang tidak murah, maka lanjut Dede Firmansyah orang akan berpikir dua kali untuk melakukan perjalanan.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved