Didakwa Sebagai Otak Pembunuhan Daud Hadi, Kades Sialang Godang Membantah di Sidang Eksepsi

Kades Sialang Godang Arianto membantah terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Daud Hadi dalam sidang eksepsi di PN Pelalawan.

Didakwa Sebagai Otak Pembunuhan Daud Hadi, Kades Sialang Godang Membantah di Sidang Eksepsi
tribunpekanbaru/dianmajapaltisiahaan
Kepala Desa (Kades) Sialang Godang Arianto alias Ari duduk sebagai terdakwa dalam lanjutan sidang pembunuhan terhadap Daud Hadi, 56 tahun, Kamis (31/1/2019) di Pengadilan Negeri Pelalawan 

TRIBUN PELALAWAN .COM, PANGKALANKERINCI - Kepala Desa (Kades) Sialang Godang Arianto alias Ari, 38 tahun membantah terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Daud Hadi, 56 tahun. Ari sendiri juga didakwa sebagai otak pelaku.

Bantahan ini disampaikan dalam sidang perkara, Kamis sore (31/1/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Agenda persidangan sendiri yakni membacakan epsepsi tersangka atas dakwaan penuntut umum. Hakim Melinda Aritonang menjadi ketua majelis hakim dalam persidangan ini.

Dalam kasus ini, ada empat tersangka yang ditetapkan kepolisian. Namun hanya tiga yang sudah ditangkap dan satu lagi berstatus buron.

Selain Ari, Sekdes Siala Godang, Temi Supriadi alias Temi, 29 tahun juga sebagai tersangka yang berperan sebagai otak pelaku.

Syafri alias Isap, 33 tahun, selaku eksekutor.

Pada sidang pekan lalu, Kamis (24/1/2019), dakwaan JPU menyebutkan ketiga orang terdakwa yang telah melakukan pembunuhan secara berencana terhadap korban Daud Hadi.

Hingga korban dihabisi secara sadis di depan rumahnya di Desa Sialang Godang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Selasa 10 April 2018.

Atas perbuatan ketiga terdakwa baik Kades Siago, Sekdes dan Safri sang eksekutor, JPU mendakwa pasal tunggal yakni pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana yang dilakukan secara bersama - sama dengan ancaman hukuman mati.

Dakwaan inilah yang dibantah Ari. Sedangkan dua terdakwa lainnya menerima dakwaan jaksa tersebut.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved