Pelalawan

Kasus DBD di Pelalawan Meluas dan Bertambah

Memasuki pekan pertama Februari, kasus demam berdarah atau DBD di Pelalawan meluas dan bertambah bila dibandingkan Januari.

Kasus DBD di Pelalawan Meluas dan Bertambah
TribunPekanbaru/DoddyVladimir
FOTO ILUSTRASI - Seorang anak menderita Demam Berdarah (DBD) sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, Kamis (7/1). Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mendata selama 2015 jumlah penderia DBD mencapai 502 jiwa dan seorang di antaranya meninggal dunia, dimana jumlah tersebut meningkat lebih dari 100 persen dari jumlah kasus DBD pada 2014 yang mencapai 209 kasus. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Memasuki pekan pertama Februari, kasus demam berdarah atau DBD di Pelalawan meluas dan bertambah bila dibandingkan Januari. Dinas Kesehatan Pelalawan pun terus memantau di setiap puskesmas.

Padang akhir Januari lalu, jumlah penderita DBD di Pelalawan sebanyak 12 orang. Saat ini jumlah penderita sebanyak 16 orang.

"Sekarang sudah 16 kasus DBD," kata kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, dr Endid Romo Pratiknyo, Selasa (4/1/2019).

Baca: LIVE STREAMING: Satu Petak Rumah Terbakar di Jalan Yos Sudarso

Baca: Karyawati Ini Naik Ojek, Dibawa Diputar-putar Dulu & Berakhir di Gubug, yang Terjadi Kemudian. . .

Dikatakannya, daerah yang terkena DBD pun sudah bertambah. Bila sebelumnya hanya tiga kecamatan, sekarang menjadi empat kecamatan.

Kecamatan Pangkalan Kerinci sendiri sebanyak sepuluh penderita. Kuala Kampar sebanyak tiga penderita dan Bunut satu penderita. Langgam sebanyak dua penderita.

Tambahan kasus DBD di Februari sebanyak empat kasus yang ditemukan di Pangkalan Kerinci dan Langgam.

Di Kecamatan Langgam pernah ditetapkan KLB DBD beberapa tahun lalu. Kala itu, banyak penderita DBD di daerah tersebut.

"Kita akan terus memantau ke setiap Puskesmas. Laporan Puskesmas setiap hari kita minta. Kita pun sudah turun ke lapangan," ujarnya.

Dinas Kesehatan sudah melakukan fogging ke lingkungan masyarakat. Langkah fogging merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi DBD. (*)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved