Indragiri Hilir

Dada Kirinya Ditikam, AY Tidak Mampu Bertahan dan Hembuskan Nafas Terakhir

Luka tikaman di bagian dada kirinya membuat AY (19) tidak mampu bertahan dan menghembuskan nafas terakhir.

Dada Kirinya Ditikam, AY Tidak Mampu Bertahan dan Hembuskan Nafas Terakhir
Polres Inhil
Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH saat ikut mengantarkan jenazah AY menuju tempat peristirahatan terakhirnya, Sabtu (16/16/2019) siang. Pelaku ZH diamankan di Mapolres Inhil. 

Laporan wartawan Tribuntembilahan.com, T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Luka tikaman di bagian dada kirinya membuat AY (19) tidak mampu bertahan dan menghembuskan nafas terakhir tidak lama setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Sabtu (16/02/2019) pagi.

Sebelumnya, AY merupakan korban kasus tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Lr. Garam, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Tanpa sebab yang jelas, pelaku ZH (19) tiba-tiba marah dan melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menusuk dada kiri korban dengan menggunakan sebilah pisau.

Baca: VIDEO Siaran Langsung Debat Capres-Cawapres Live di RCTI Pukul 20.00 WIB

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, S.IK menuturkan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait tindak pidana penganiayaan tersebut, Tim Opsnal Polres Inhil melakukan Penyelidikan dan mendapatkan informasi tentang pelaku.

Setelah tim bergerak ke rumah pelaku dan tidak menemukan pelaku, tidak lama berselang Tim Opsnal mendapatkan informasi bahwa ada 2 orang pemuda yang menyerahkan diri di Polsek Tembilahan Kota.

“Setelah didatangi ke Polsek Tembilahan Kota ternyata diketahui bahwa pelakunya adalah seorang pemuda pengangguran berinisal ZH (19), seorang warga Sei. Beringin Tembilahan,” ujar Kasat melalui keterangan tertulisnya, Ahad (17/2/2019).

Baca: 4 Kali Dipecat, Uang Pesangon Jose Mourinho Bisa untuk Beli 25 Mobil Mewah Cristiano Ronaldo

Lebih lanjut Kasat Reskrim menerangkan, saat ini pihaknya masih mendalami apa motif pelaku melakukan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia tersebut.

“Saat ini Tersangka ZH dan barang buktinya berupa 1 bilah pisau dan baju kaos oblong warna putih hitam milik korban telah diamankan di Mapolres Inhil guna proses Penyidikan selanjutnya,” pungkasnya. (*)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved