Berita Riau

JEMBATAN Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Segera Dioperasikan, Ini Penjelasan Dinas PUPR Riau

Jembatan Siak IV Pekanbaru yang diberinama Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah segera dioperasikan, hal ini ditandai keluarnya Sertifikat Layak

JEMBATAN Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Segera Dioperasikan, Ini Penjelasan Dinas PUPR Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Suasana Jembatan Siak IV, Kamis (15/3/2019). Jembatan yang diberi nama Marhum Bukit tersebut sudah dinyatakan layak dioperasikan berdasarkan rapat pleno Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) di Jakarta beberapa waktu lalu. JEMBATAN Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Segera Dioperasikan, Ini Penjelasan Dinas PUPR Riau 

JEMBATAN Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Segera Dioperasikan, Sertifikat Layak Pakai sudah Keluar

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jembatan Siak IV Pekanbaru yang diberinama Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah segera dioperasikan, hal ini ditandai dengan keluarnya Sertifikat Layak pakai jembatan itu.

Jembatan Siak IV yang diberinama Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Marhum Bukit) resmi mendapatkan sertifikat layak dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) pada Jumat (15/3/2019).

Sertifikat layak jembatan Siak IV dijemput langsung oleh perwakilan dari Dinas PUPR Rau, Maisar Damri sebagai pengendali Jembatan Siak IV.

Baca: TERLIBAT Hubungan TERLARANG dengan Istri Orang, Dua IMIGRAN Asal Afganistan Ditindak Rudenim

Baca: KABAR GEMBIRA, Sepaktakraw akan Masuk SMA Negeri Olahraga Riau Tahun Ini

Baca: RUMAH TUA di Pekanbaru, Bukti Sejarah Arsitektur Klasik Melayu Riau Sudah Berumput dan Nyaris Roboh

Maisar berangkat ke Jakarta sejak Selasa (12/3/2019) kemarin untuk menjemput sertifikat layak di Kementrian PU.

Namun sertifikat layak Jembatan Siak IV baru ditandatangani oleh Menteri PU pada Jumat (15/3/2019) siang.

"Sertifikat layaknya sudah kita dapatkan, siang tadi diteken Pak Menteri," kata Maisar yang mengaku masih dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Pekanbaru.

"Yang meneken sertifikat itu ada kepala balai jembatan panjang, kemudian direktur jembatan, Dirjen Bina Marga dan terakhir baru menteri," imbuhnya.

Maisar mengungkapkan sebelum sertifikat layak tesebut diteken oleh menteri, dirinya sempat ditanya soal kondisi jembatan.

Setelah mendengarkan pemaparan dari dinas PU, barulah sertifikat layak tersebut diteken oleh menteri.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved