Pemilu 2019

Video: Kapolda Sebut Pemilu di Riau Kondusif

Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengatakan, pelaksanaan Pemilu di Riau , Rabu (17/4/2019) secara umum terbilang aman dan kondusif

Video: Kapolda Sebut Pemilu di Riau Kondusif

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengatakan, pelaksanaan Pemilu di Bumi Lancang Kuning pada hari ini, Rabu (17/4/2019) secara umum terbilang aman dan kondusif.

"Secara umum syukur Alhamdulillah kondusif. Belum ada hal-hal yang sifatnya urgent ya, atau krusial. Tetapi jangan cepat puas dengan kondisi ini, karena proses masih berjalan sampai dengan proses penghitungan suara selesai," ungkap Jenderal bintang dua ini saat ditemui usai meninjau TPS 003 di Jalan Siberut, Pekanbaru.

Lanjut Kapolda, diperkirakan proses akan berlangsung hingga malam hari.

Baca: Video Semangat Nenek Nurbaiti Ke TPS di Pekanbaru Meski Sedang Sakit

Baca: TPS Damon Bengkalis Riau Kekurangan Surat Suara, Pemungutan Suara Dihentikan

Dia menuturkan, kegiatan simulasi pernah dilakukan untuk 300 warga yang mencoblos pada satu TPS, bisa selesai hingga jam 00.00 WIB.

"Kalau di sini mungkin TPS nya gidak sepadat itu, tadi saya lihat di sini (TPS 003) sekitar 250 lebih. Mudah-mudahan sebelum jam 12 malam sudah bisa selesai sampai dengan penghitungan," paparnya.

Kapolda berharap, masyarakat bisa berpartisipasi, datang berbondong-bondong ke TPS.

Baca: VIDEO Penjelasan Cara Kerja Menghitung Hasil Cepat (Quick Count) Pemilu & Pilpres

Baca: Tunda Pemungutan Suara di Teluk Binjai Pelalawan Riau, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

"Jangan ada yang merasa khawatir dan takut. Ini pesta demokrasi, pesta kita. Lima tahun sekali baru ketemu, jadi jangan dibiarkan begitu saja berlalu, ya toh," sebutnya.

"Satu suara anda menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Masyarakat suaranya sangat berharga bagi negara dan bangsa ini. Menentukan bagaimana lima tahun ke depan," imbuh Kapolda.

Ditanyai soal masalah kerawanan, Kapolda membeberkan jika terkait itu hanya masalah geografis.

"Ini sudah kita antisipasi dengan menempatkan satu personel satu TPS. Itu terjadi mungkin tidak di Kota Pekanbaru, tapi di daerah lain. Terutama misalnya di Meranti, kemudian Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan sebagainya," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Aan Ramdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved