Wali Kota Pekanbaru Desak Bapenda Genjot Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Capaian Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kota Pekanbaru pada triwulan I baru Rp 38 Miliar.

Wali Kota Pekanbaru Desak Bapenda Genjot Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Petugas di posko mobil pelayanan dan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru melayani para wajib pajak di halaman Kantor Lurah Perhentian Marpoyan Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Jumat (14/9/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Capaian Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kota Pekanbaru pada triwulan I baru Rp 38 Miliar.

Jumlah ini masih jauh dari target BPHTB Pekanbaru hingga tahun 2019 yakni Rp 200 Miliar.

Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus mendorong Badan Pendapat Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru bisa menggenjot capaian BPHTB. Ia menyebut capaian dalam tiga bulan di awal tahun 2019 masih di bawah target.

"Jumlah capaian ini masih jauh di bawah target. Bapenda harus bisa menggenjotnya hingga akhir tahun," jelasnya kepada Tribun, Jum'at (10/5/2019).

Firdaus menyebut bahwa kondisi ini karena dampak tahun politik. Ia berharap situasi iklim investasi pasca Pemilu 2019 di Pekanbaru kondusif.

Ia juga berharap pertumbuhan ekonomi Pekanbaru bisa stabil.

"Mungkin setelah pemimpin Indonesia yang baru terpilih, bisa membuat iklim investasi lebih baik," harapnya.

Sebelumnya, Firdaus bakal mengevaluasi kinerja Bapenda Kota Pekanbaru. Mereka tidak mencapai target PAD Kota Pekanbaru pada Triwulan I tahun 2019.

Bapenda kota hanya bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 120 miliar. Jumlah tersebut selisih Rp 32 miliar pada tiga bulan pertama pada tahun.

Target awal PAD pada triwulan I tahun 2019 PAD mencapai Rp 152 miliar.(*)

Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved