Gubri Safari Ramadan ke Selatpanjang, Wabup Meranti Harapkan Bantuan Pemprov Bangun Infrastruktur

Gubri bersama rombongan menggelar safari Ramadan ke Selatpanjang, Meranti. Selain silaturahmi, kunjungan juga untuk melihat pembangunan di Meranti.

Gubri Safari Ramadan ke Selatpanjang, Wabup Meranti Harapkan Bantuan Pemprov Bangun Infrastruktur
tribun pekanbaru
Gubernur Riau H Syamsuar menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid, saat safari Ramadan ke Masjid Darul Ulum, Selatpanjang, Selasa (14/5) malam. 

tribunpekanbaru.com - Gubernur Riau H Syamsuar beserta istri dan rombongan Pemerintan Provinsi (Pemprov) Riau, melakukan kunjungan Safari Ramadan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada Selasa (14/5).

Silaturahmi dengan sejumlah instansi pemerintah dan undangan dari perusahaan, dilakukan di Masjid Darul Ulum, Selatpanjang.

Kedatangan Gubri dan rombongan disambut Wakil Bupati Meranti, H Said Hasyim. Hadir juga sejumlah pejabat di lingkungan Kepulauan Meranti dan instansi lainnya.

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan silahturahmi antara Pemprov Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti serta masyarakat. Dalam kunjungannya, Gubri sekaligus melihat kondisi pembangunan di Meranti.

Wakil Bupati Meranti, H Said Hasyim, menyampaikan kondisi Kepulauan Meranti yang telah berusia 10 tahun. Pemkab terus menggesa pembangunan, khususnya infrastruktur untuk membuka isolasi daerah dan menekan angka kemiskinan.

"Angka kemiskinan Meranti jauh menurun dari 43 persen saat pembentukan kabupaten menjadi 28,9 persen. Namun begitu, masih yang tertinggi di Riau," ujarnya.

Ditambahkan, saat ini ekonomi masyarakat makin tertekan akibat murahnya harga komoditi perkebunan yang jadi andalan masyarakat seperti karet dan kelapa.

Saat ini, Pemkab Meranti banyak membangun jalan desa di kecamatan, namun dengan keterbatasan APBD dan tingginya biaya pembangunan di Meranti, Pemkab hanya mampu membangun sepotong-sepotong infrastruktur jalan dan belum terkoneksi sempurna.

Untuk itu Wabup berharap dukungan anggaran dari Pemprov Riau dalam membangun infrastruktur pembuka isolasi daerah. Selama ini, untuk mendapat dukungan pusat melalui APBN sangat sulit karena terbentur regulasi. Apalagi, tidak satupun jalan di Meranti berstatus jalan nasional, sehingga dana APBN sulit didapat.

Selain jalan, Wabup Said Hasyim juga menyampaikan aspirasi masyarakat soal kelanjutan jembatan Selat Rengit penghubung Pulau Tebing Tinggi dan Pulau Merbau yang belum terwujud.

Gubernur Riau H Syamsuar di hadapan jamaah masjid Darul Ulum menjelaskan, kedatangannya dan rombongan juga dalam rangka melihat langsung pembangunan di Meranti, sekaligus menampung aspirasi masyarakat terkait infrastruktur.

Menurutnya, Pemprov Riau komit mendukung pembengunan di kabupaten/kota di Riau. Seperti pembangunan infrastruktur dasar listrik yang saat ini tingkat elektrifikasi sudah mencapai 98 persen. Meski begitu, diakui Gubri masih ada daerah-daerah yang perlu dapat perhatian serius seperti Meranti dan Indragiri Hilir.

Mengenai pembangunan jalan-jalan desa di kabupaten/kota yang belum sesuai harapan, Gubri mengaku sudah mengumpulkan semua pejabat terkait untuk menggesa agar bisa dituntaskan. Namun jika melihat kondisi keuangan Pemprov Riau yang berkisar 9 triliun, menurutnya tidak akan mampu menyelesaikan pembangunan di seluruh daerah selama 5 bahkan 10 tahun ke depan, jika tidak ada terobosan bersama bupati dan walikota merumuskan apa yang jadi prioritas utama.

Menurut Gubri, potensi Meranti sangat besar mulai dari perikanan, kelapa, kopi, karet dan lainnya. Saat ini, dengan berubahnya status Bank RiauKepri dari konvesional menjadi syariah, diharapkan dapat mengembangkan UMKM di daerah, termasuk dalam pengelolaan hasil perkebunan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan. (ted)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved