Pilpres 2019

PANAS? TKN Versus BPN Adu Data Buka-bukaan Form C1 dalam Pleno KPU RI, Tantangan Membuka 813.350 TPS

PANAS? TKN versus BPN Prabowo-Sandi adu data buka-bukaan Fform C1 dalam Pleno KPU RI, tantangan membuka 813.350 TPS

PANAS? TKN Versus BPN Adu Data Buka-bukaan Form C1 dalam Pleno KPU RI, Tantangan Membuka 813.350 TPS
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
PANAS! TKN Versus BPN Adu Data Buka-bukaan Form C1 dalam Pleno KPU RI, Tantangan Membuka 813.350 TPS 

PANAS? TKN Versus BPN Adu Data Buka-bukaan Form C1 dalam Pleno KPU RI, Tantangan Membuka 813.350 TPS

TRIBUNPEKANBARU.COM - Panas? Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maaruf versus Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi adu data buka-bukaan Fform C1 dalam Pleno KPU RI, tantangan membuka 813.350 TPS.

Fadli Zon meminta untuk buka-bukaan data terkait dengan data form C1, namun dia menyerahkan kepada BPN Prabowo-Sandiaga soal kesediaan atas tantangan tersebut.

Secara pribadi, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tersebut mengatakan buka-bukaan data semacam itu bisa saja dilakukan.

Baca: Kapolresta Libatkan INTELIJEN, Polisi KAWAL Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Riau Sampai Selesai

Baca: Polisi KAWAL Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Riau Sampai Selesai, Kapolresta Libatkan INTELIJEN

Baca: DISKUALIFIKASI Pelaku Curang, Siapapun PEMENANG Tidak Masalah Tapi Tidak Curang, DEMO di KPU Riau

"Saya kira bisa saja. Jangankan di pleno KPU, di forum manapun saya kira juga sudah dibuka ya. Tetapi nanti diserahkan saja lah itu kepada BPN untuk melihatnya," kata dia

Fadli Zon mengatakan pihaknya sudah mengundang Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf saat membuka data kecurangan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Ini dia sampaikan untuk menjawab tantangan TKN terhadap BPN untuk buka-bukaan data C1 dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI.

"Itu kemarin dari BPN yang bagian IT-nya bahkan sudah mengundang (TKN) untuk mendebat itu. Saya kira dibuka-buka saja sekalian, bagus itu," ujar Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (17/5/2019).

Sebelumnya, TKN Jokowi-Ma'ruf merasa gerah dengan sikap BPN Prabowo-Sandiaga yang menolak hasil Pemilu 2019.

TKN pun akhirnya menantang BPN untuk saling membuka data dokumen C1 masing-masing dan membandingkannya dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi nasional yang digelar KPU.

"Kami TKN menantang BPN adu data di KPU! Kita buka satu per satu data C1 di semua TPS, 813.350 TPS kita buka. Kerahkan berapa orang mereka mampu, kami kerahkan berapa orang yang kami mampu. Kita adu data di KPU," ujar Arya dalan konferensi pers di Posko Cemara, Menteng, Kamis (16/5/2019).

Baca: MASJID KUNING di Riau Berusia 202 Tahun, Tersebut Panglima Minal dari MINANGKABAU Kalahkan Perompak

Baca: MASJID Ar Rahman di Riau BERUSIA 123 Tahun, Bahan Bangunannya dari SINGAPURA, Dibangun Tukang China

Baca: UNIK! Masjid Tua PUNYA 6 MENARA di Pekanbaru, 10 Mahasiswi Cantik Ikuti Karantina Alquran IZI

Baca: MERIAM Kuno Peninggalan Kerajaan SIAK SRI INDRAPURA, Saksi Perang di Perairan Riau di Masa Dulu

Tantang Data BPN

Komisi Pemilihan Umum menantang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk adu data di rapat pleno terbuka rekapitulasi nasional.

Hal ini disampaikan komisioner KPU, Wahyu Setiawan, menanggapi sikap BPN yang menolak hasil penghitungan suara oleh KPU.

Halaman
123
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved