Dituduh Meracuni Bayinya Lewat ASI, Wanita Ini Menghadapi Dakwaan

Seorang ibu di wilayah Tainan Nesae menghadapi dakwaan karena meracuni bayinya lewat ASI

Dituduh Meracuni Bayinya Lewat ASI, Wanita Ini Menghadapi Dakwaan
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang ibu di wilayah Tainan Nesae menghadapi dakwaan karena meracuni bayinya lewat ASI. Di tubuh bayi yang meninggal itu ditemukan dosis fatal amfetamin.

Jaksa Chen Chien-hung mengatakan wanita bermarga Hsu mengkonsumsi sejumlah besar amfetamin pada Mei lalu. Hal itu dilakukan sebelum menyusui bayinya.

Dilansir The China Post, menurut jaksa Chen, kemungkinan besar obat itu meracuni sistem saraf pusat. Bayi juga mengalami kegagalan akut pernafasan.

Wanita itu menghadapi tuntutan pembunuhan yang diakibatkan kelalaian dan penelantaran anak.

Chen mengatakan wanita itu diyakini sebagai pengguna amfetamin jangka panjang. Dia mengkonsumsi obat dua kali seminggu.

Dalam surat dakwaan dijelaskan, wanita itu melahirkan anaknya Februari ini. Sejak itu dia menyusui meskipun juga terus menelan amfetamin.

Pada 10 Mei, Hsu menelan obat dalam jumlah besar setelah bertengkar dengan pacarnya, menurut jaksa.

Pada 15 Mei, usai menyusui anaknya Hsu meninggalkan rumah untuk membeli makanan. Satu jam kemudian, pacarnya menemukan bayi laki-laki, yang kulitnya telah berubah ungu dan tidak bernapas.

Anak itu dilarikan ke rumah sakit, dan meninggal. Hasil otopsi menunjukkan bahwa konsentrasi amfetamin dalam tubuhnya 0.142 mg/L.

Penulis: Ariestia
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved