Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pekanbaru Menuju Smart City

6 Dimensi Smart City yang Menentukan

Smart mobility yang dimaksud yaitu kemampuan kota dalam memberikan kesempatan akses yang seluas-luasnya pada lokal maupun internasional.

Penulis: harismanto | Editor: harismanto
Foto/scifi.co.in

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wali Kota Pekanbaru DR Firdaus MT, baru saja meluncurkan Pekanbaru Smart City atau kota pintar, bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun ke-232 Kota Pekanbaru, Kamis (24/6/2016).

Adapun kota di dunia yang telah mengimplementasikan konsep smart city antara lain London, New York, Amsterdam, Hong Kong, Paris, Singapura, Barcelona, dan Tokyo. Di indonesia sudah ada beberapa kota yang sudah menerapkan konsep smart city, diantaranya: Surabaya, Bandung, Balikpapan dan Makassar.

Apa itu smart city? Seperti apakah konsep smart city? Berikut hasil penelusuran Tribun Pekanbaru tentang Smart City yang disajikan untuk pembaca:

Ada 6 Dimensi Smart City, yaitu:
1. Smart Economy

Foto/rooang.com

Smart economy dalam kehidupan kota mengacu pada industri yang smart yaitu dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses produksi dan distribusi barang dan jasa.

Jika semakin banyak inovasi-inovasi baru yang dikembangkan maka akan menambah peluang usaha baru dan meningkatkan persaingan pasar usaha/modal. Meningkatnya jumlah pelaku usaha mengakibatkan persaingan pasar menjadi semakin ketat. Sehingga inovasi-inovasi baru perlu diciptakan untuk mempertahankan eksistensi bisnis pelaku usaha tersebut.

2. Smart Mobility

Foto/rooang.com

Smart mobility yang dimaksud yaitu kemampuan kota dalam memberikan kesempatan akses yang seluas-luasnya pada lokal maupun internasional.

Smart mobility termasuk pada transportasi dan pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur diwujudkan melalui penguatan system perencanaan infrastruktur kota, pengembangan aliran sungai, peningkatan kualitas dan kuantitas air bersih, pengembangan system transportasi, pengembangan perumahan dan permukiman, dan peningkatan konsistensi pengendalian pembangunan infrastruktur.

Dengan ketersediaan sarana/prasarana transportasi dan infrastruktur yang memadai akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

3. Smart Environment (lingkungan)

Foto/rooang.com

Smart environment merupakan salah satu aspek smart city yang membahas kemajuan teknologi serta penggunaannya untuk melindungi dan memelihara lingkungan kota baik keamanan maupun alam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved