Whiz Hotel Pekanbaru Kedepankan Kekhasan Daerah
Hotel menawarkan matras berkualitas didesain untuk kesehatan dan hanya diproduksi khusus untuk jaringan hotel Intiwhiz Hospitality Management.
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Whiz Hotel Pekanbaru berlokasi di Jalan Sudirman Pekanbaru resmi launching dan menerima para tamu mulai dari segmen traveler maupun bisnis traveler yang berkunjung ke Kota Pekanbaru, Kamis (1/12).
"Di hotel kami yang ke 16 di Indonesia ini kami menyediakan empat tipe kamar yang terdiri dari dua tipe kamar khusus yakni tipe kamar Deluxe yang merupakan tipe kamar kelas tertinggi dan tipe kamar Smart Room yang merupakan tipe kamar terendah," kata President Director Intiwhiz Hospitality Management, Moedjianto S Cahyono.
Dua tipe kamar tersebut secara khusus disediakan hotel untuk para tamu yang langsung berkunjung ke hotel.
Selain itu Whiz Hotel Pekanbaru juga menyediakan dua tipe kamar lainnya yakni Standart dan Superior dengan ukuran setara kamar dengan tipe yang sama ditawarkan hotel kelas bintang 3 pada umumnya. Dua tipe kamar ini yakni tipe kamar standart dan superior.
Tiap kamar ini hotel menawarkan matras berkualitas yang didesain khusus untuk kesehatan dan hanya diproduksi khusu oleh pabrikan untuk jaringan hotel Intiwhiz Hospitality Management.
"Matras yang kami gunakan ini akan memberikan kenyamanan lebih dan tidur yang lebih berkualitas bagi tamu," tuturnya.
Terkait pemilihan Kota Pekanbaru sebagai ekspansi bisnisnya ia mengatakanKota Pekanbaru yang saat ini tengah mengembangkan kota sebagai tempat Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) menjadi segmen yang juga diancar hotel dengan menyediakan enam ruang meeting yang bisa jadi pilihan gelaran berbagai acara pertemuan.
Moedjianto mengatakan Whiz Hotel Pekanbaru ini berdiri dengan kerjasama pengusaha lokal dalam hal penyediaan properti.
"Kota Pekanbaru kami lirik karena kota yang menjadi ibukota Provinsi Riau ini menawarkan perkembangan bisnis hotel yang menjanjikan dengan menjadi pintu gerbang masuknya masyarakat dari luar Kota Pekanbaru dan sebagai pusat bisnis Provinsi Riau," katanya.
Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang menjadi yang terbaik di Sumatera tentunya akan mengundang investasi besar ke daerah tersebut. Dengan masuknya investasi kedaerah tersebut perjalanan bisnis ke daerah tersebut juga akan semakin baik pula dan memberi efek bagi dunia perhotelan.
Corporate Director of Hotel Operation Intiwhiz Hotel, Tito N Munawar mengatakan hotel di Pekanbaru ini menawarkan konsep hotel yang mengedepankan ciri khas budaya lokal.
"Ciri khas budaya lokal yang akan tampak di hotel kami ini yakni ornamen songket yang berada diberbagai sisi bangunan," katanya
Ia mengatakan dari segi makanan yang disediakan hotel bekerjasama dengan berbagai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner yang menjadi khas daerah Riau.
Meski menyuplai dari beragam UMKM kuliner yang ada tetap mengedepankan kualitas sajian makanan.
"Dengan sistem suplai dan penyediaan sajian makan ini kami berkeinginan untuk tumbuh dan kembang bersama dengan para pelaku usaha," katanya.
Ia mengatakan konsep ini memang menjadi nilai yang dipertahankan jaringan Whiz Hotel berkelas bintang dua diberbagai daerah di Indonesia.
"Dengan sistem ini kami menawarkan beragam sajian kuliner kenamaan daerah yang menjadi tujuan para pemburu kuliner di satu tempat," katanya.
Hotel Manager Whiz Hotel Pekanbaru, Shandra Amril mengatakan diawal lainching ini hotel menawarkan promo rate kamar mulai dari Rp 268 ribu permalam mulai dari tipe kamar standart.
Promo ini berlaku hingga akhir Desember 2016 ini.
Terkait kesiapan fasilitas Sky lounge, ia mengatakan fasilitas tempat bersantai sembari menikmati pemandangan Kota Pekanbaru dari atas masih dalam progres saat ini.
"Kami perkirakan akhir tahun atau awal tahun depan fasilitas ini sudah bisa dinikmati para tamu," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/presdir-intiwhiz-hospitality-serahkan-tumpeng_20161201_204611.jpg)