Sabtu, 16 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pengembangan Wisata Riau

5 Destinasi Wisata Kampar Diusulkan Masuk KSPN, Mulai Candi Muara Takus Hingga Puncak Kompe

Diusulkan Masuk KSPN, Kampar memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang berpadu dengan panorama alam menawan.

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Theo Rizky

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Selain Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis dan beberapa destinasi wisata bersejarah di Kabupaten Siak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga mengajukan sejumlah objek wisata unggulan di Kabupaten Kampar untuk ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rahmat, mengatakan Kampar memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang berpadu dengan panorama alam menawan.

Karena itu, Pemprov Riau mendorong agar pemerintah pusat memberikan perhatian khusus pada daerah ini.

“Kampar dikenal sebagai pusat peradaban tua Melayu dengan peninggalan sejarah agama Buddha.

Selain itu, potensi wisata alamnya juga sangat kuat, mulai dari danau, sungai, hingga desa wisata. Inilah alasan kami mengusulkan Kampar masuk KSPN,” ujar Roni di Pekanbaru, Minggu (7/9/2025).

Baca juga: Pemprov Riau Dorong Penetapan Destinasi Baru Jadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

Roni menjelaskan, destinasi wisata wisata Kampar yang diusulkan masuk KSPN di antara nya adalah Candi Muara Takus, Danau PLTA Koto Panjang, Kampung Koto Masjid Puncak Kompe dan Sungai Kopu dan Gulamo.

Roni menegaskan, jika kawasan-kawasan wisata tersebut ditetapkan sebagai KSPN, maka pengembangan infrastruktur dan promosi pariwisata akan lebih maksimal.

 “Dengan status KSPN, tentu ada dukungan langsung dari pemerintah pusat, baik dari sisi anggaran, promosi maupun pembangunan infrastruktur pendukung. Dampaknya akan sangat besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain Kampar, Pemprov Riau juga mengusulkan kawasan wisata di Siak dan Kuantan Singingi. Namun, Kampar memiliki keunikan tersendiri karena mampu memadukan wisata sejarah, budaya, dan alam.

“Harapan kami, dengan revisi Undang-Undang Pariwisata yang sedang dibahas, kawasan wisata di Riau, termasuk Kampar, bisa menjadi prioritas pemerintah pusat. Kampar layak jadi salah satu wajah pariwisata nasional,” kata Roni.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved