EKSKLUSIF
Sky-Jek Diprakarsai 5 Mahasiswa di Pekanbaru
Untuk tarif, manajemen Sky-Jek berencana mematok Rp 3 ribu lima kilometer pertama. Lalu, selanjutnya penumpang dikenakan biaya Rp 2 ribu setiap 1 Km
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tak hanya operator dari Jakarta yang tertarik menjalani bisnis ojek online. Beberapa pengusaha lokal ikut bermain di bisnis ini. Sebut saja Sky-Jek dan Ojek Online Pekanbaru. Sky-Jek sendiri berencana akan diperkenalkan pada masyarakat Pekanbaru awal April ini.
Sky-Jek yang diprakarsai lima mahasiswa dari berbagai universitas di Pekanbaru ini sudah merancang aplikasi Sky-Jek sejak November 2016 silam. "Kita optimistis Sky-Jek akan sangat diterima oleh masyarakat Pekanbaru dan kami sangat serius untuk mengembangkannya," kata CEO Sky-Jek, Fadil.
Untuk tarif, manajemen Sky-Jek berencana mematok Rp 3 ribu lima kilometer pertama. Lalu, selanjutnya penumpang dikenakan biaya Rp 2 ribu setiap satu kilometer.
"Sebagai langkah awal, kami memilih fokus untuk merangkul para driver dahulu. Adapun target kita satu tahun awal berdiri ini adalah 300 driver," paparnya.
Sedangkan untuk mengantisipasi timbulnya masalah dengan ojek konvensional, Fadil menjelaskan pihaknya berusaha menjalin komunikasi dengan beberapa pangkalan ojek.
"Kita akan coba rangkul mereka agar bergabung bersama Sky-Jek ini," tuturnya.
Kata dia, driver Sky-Jek bisa siapa saja, termasuk mahasiswa. "Untuk pendaftaran bisa mengisi form melalui situs kami, Sky-Jek.com.Nanti, tim kami akan memverifikasinya," terang Fadil.
Lebih rinci, Fadil menjelaskan sistim bagi hasil dengan driver. Yakni, 80 persen dari ongkos untuk driver, sedangkan 20 persen untuk Sky-Jek selaku operator.
"Nah untuk pembayaran bisa dilakukan transaksi tunai ataupun nontunai melalui kartu kredit atau lainnya. Dan pembayaran ini bisa dilakukan sekali seminggu," imbuhnya.
Fadil menambahkan, timnya akan melakukan ekspansi bisnis melalui penambahan layanan di masa datang.
"Seperti para driver kita arahkan untuk menjadi pengantar barang dengan mendaftar sebagai agen TIKI melalui layanan Sky-Kurir. Dan juga, kita akan menambah layanan antar makanan," sambungnya.
Fadil optimistis jasa layanan ojek online akan berkembang dan diterima di masyarakat, mengingat perkembangan sosial ekonomi di Pekanbaru terus menggeliat. "Apalagi ini kan produk lokal, dari Pekanbaru untuk Pekanbaru," ucapnya.
Sebagai informasi tambahan, Sky-Jek juga tengah mengurus izin operasional dengan jenis badan hukum CV.
Ditemui di Local Pantry, Jalan Riau, Selasa pekan lalu, Pimpinan Perusahaan Ojek Online Pekanbaru, M Noer mengatakan layanan jasa ojek online miliknya melayani hampir semua bentuk kebutuhan konsumen.
Bagi pria yang akrab disapa Noer ini, kepuasaan konsumen dan pelayanan terbaik adalah hal yang menjadi prioritas utama dalam menggaet calon penumpang atau yang telah menjadi langganan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-tribun-baru_20161230_092519.jpg)