Hotline Public Service

Bolehkah Salat Duha Berjamaah? Ini Penjelasan Ustad Abdul Somad

Waktu duha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya, kira-kira pukul tujuh pagi hingga waktu zuhur

Penulis: | Editor: Afrizal
Istimewa
Ilustrasi salat tarawih 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Salat Duha adalah salat sunah yang dilakukan seorang muslim ketika waktu duha.

Waktu duha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya, kira-kira pukul tujuh pagi hingga waktu zuhur.

Jumlah rakaat salat duha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Baca: Bolehkah Puasa 9 dan 10 Muharram? Begini Jawaban Ustad Abdul Somad

Baca: Tahun Baru Islam dan Keutamaan Muharram

Namun, bolehkah salat duha dikerjakan berjamaah?.

Menjawab hal ini, ulama dan pakar Hadits Provinsi Riau, H. Abdul Somad, Lc., MA menjelaskan dalam hadits Majmu’ Fatawa Ibni Taimiah: juz. 5, halaman: 381, salat sunah terbagi kepada dua, yakni pertama, salat sunah yang disunnatkan untuk dilaksanakan secara berjamaah seperti shalat Kusuf atau gerhana matahari, salat Istisqa’ atau minta hujan dan salat malam ramadan.

"Salat-salat sunnat ini dilaksanakan secara berjamaah sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,"ujarnya.

Baca: Ini Dia Amalan Utama di Bulan Muharram

Kedua, shalat sunah yang tidak dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah seperti salat qiyamullail, salat sunnat rawatib, shalat Dhuha, shalat sunah tahyatulmasjid dan salat sunnah lainnya.

Salat sunnat jenis ini jika dilaksanakan secara berjamaah, maka hukumnya boleh, jika dilaksanakan sekali-sekali. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved