Flyover SKA Hanya Akan Dibangun 3 Sisi, Ini Rinciannya
Anggaran pembangunan dua fly over di Pekanbaru akhirnya dikurangi berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang baru
Penulis: Alex | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU– Anggaran pembangunan dua fly over di Pekanbaru akhirnya dikurangi berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang baru.
Jumlah pengurangan tersebut jumlahnya cukup signifikan.
Pembahasan anggaran untuk pembangunan flyover tersebut dilakukan dalam rapat Komisi IV DPRD Riau dengan mitra kerja, yakni pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang dilaksankan di ruang Komisi IV DPRD Riau, pada Minggu (29/10/2017).
Baca: Ternyata Ini Pekerjaan Duo Begal yang Menjambret Pegawai BNI Rara Sitta Stefanie Hingga Tewas
Baca: Begini Kronologis Begal Tewaskan Pegawai BNI Hingga Akhirnya Pelaku Ditembak Mati Polisi
Ada pun anggaran untuk pembangunan flyover perempatan SKA yang sebelumnya direncanakan dianggarkan sebanyak Rp 299 miliar, dikurangi menjadi Rp 200 miliar, dan dikurangi lagi menjadi Rp 160 miliar.
Sedangkan untuk pembangunan flyover perempatan Pasar Pagi Arengka dianggarkan sebanyak Rp 80 miliar.
Anggaran tersebut bisa dikurangi karena pembangunan flyover tersebut tidak terlalu dibuat mewah, namun juga tidak terlalu sederhana, kemudian, untuk flyover perempatan SKA hanya dibangun 3 sisi, bukan 4 seperti yang direncanakan awal.
Sedangkan untuk flyover perempatan Pasar Pagi Arengka, hanya akan dibangun satu sisi saja.
Ada pun pembangunan flyover di perempatan SKA direncanakan hanya akan dibangun 3 sisi tersebut, yakni, Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Jalan Soekarno Hatta arah Jalan Riau- Jalan Tuanku Tambusai Ujung, dan Jalan Soekarno Hatta arah Pasar Pagi Arengka- Jalan Tuanku Tambusai.
Baca: Jambret yang Tewaskan Pegawai BNI Ditembak Mati, Polisi Ditikam, 3 Peluru Tembus Dada Pelaku
“Jadi kita hanya akan bangun tiga sisi saja, mencontoh salah satu flyover yang ada di Bandung, yang ditiadakan adalah Jalan Soekarno Hatta arah Pasar Pagi Arengka menuju Jalan Tuanku Tambusai Ujung,” kata Wahid kepada Tribun, usai rapat tersebut.
Sedangkan untuk flyover perempatan Pasar Pagi Arengka, menurut Wahid direncanakan hanya akan dibangun 1 sisi saja, yakni Jalan Soekarno Hatta arah SKA-Jalan Soebrantas, karena mempertimbangkan kedua jalur tersebut yang memiliki kemacetan yang luar biasa setiap hari, terutama pagi dan sore.
Sedangkan untuk panjang jembatan di perempatan SKA, diperkirakan mencapai 800 meter total keseluruhan. Sedangkan yang di perempatan Pasar Pagi Arengka panjangnya diperkirakan paling panjuang 400 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rapat-komisi-iv-dengan-pupr-membahas-tentang-flyover_20171029_213410.jpg)