Flyover SKA Hanya Akan Dibangun 3 Sisi, Ini Rinciannya
Anggaran pembangunan dua fly over di Pekanbaru akhirnya dikurangi berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang baru
Penulis: Alex | Editor: Afrizal
“Kita mengaharapkan, kalau bisa jangan terlalu sederhana pembangunannya, karena kedua titik itu lokasinya sangat strategis. Kalau dibuat lebih indah tentu akan lebih bagus. Tapi kalau memang tidak memungkinkan, mau bagaimana lagi, yang paling penting itu adalah fungsinya untuk mengurai kemacetan dan kualitasnya,” ujarnya.
Dalam pembahasan tersebut, pihak PUPR menyatakan pelaksanaan pembangunan flyover tersebut diperkirakan hanya memakan waktu 8 bulan.
Hal ini sudah dipelajari pihak PUPR dengan mencontoh salah satu pembangunan flyover di Kota Bandung beberapa waktu lalu.
Namun demikian, pihak Komisi IV meminta kepastian dari pihak PUPR, agar pelaksanaan tersebut bisa dilakukan sesuai dengan target, dan tidak asal rencana.
Salah satu caranya adalah dengan memulai lakukan tender pada bulan Desember 2017 yang akan datang.
“Kalau secara teknis mungkin iya, bisa 8 bulan. Tapi bagaimana nanti dengan aspek sosialnya, pembebasan lahan, dan sebagainya. Itu juga butuh waktu. Kemudian, untuk tender, itu harus dilelang duluan, dimulai akhir tahun, tidak bisa menunggu tahun 2018 dulu. Karena dalam pembangunan nantinya masih ada kendala yang akan ditemukan, dan itu harus diselesaikan, dan itu akan memakan waktu lagi. Kita ingin ada jaminan dari PUPR, bukan berarti kita tak setuju,” jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rapat-komisi-iv-dengan-pupr-membahas-tentang-flyover_20171029_213410.jpg)