Berlangsung Nasional, Napak Tilas Rute Perjuangan PDRI Diikuti 33 Provinsi
Menurut Dasril, napak tilas ini tidak saja untuk melatih jiwa juang, namun juga olahraga dan menambah pengetahuan tentang bela negara.
Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Komando Nasional (Konas) Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia akan menggelar Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia Tingkat Nasional Rute Perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada Sabtu-Selasa (16-19 Desember 2017.
Panjang rute yang akan ditempuh dengan berjalan kaki dari Bukittinggi ke Tugu Bela Negara sepanjang 65,9 kilometer.
Napak Tilas ini akan diikuti seribu orang perwakilan Menwa dari 33 provinsi, perwakilan alumni Menwa Indonesia, dan perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) se-Sumatera Barat.
Baca: Beredar Kabar, Dua Anggota DPRD Riau Ini Hampir Terlibat Adu Jotos di Bandara
Baca: Seorang Anggota DPRD Riau Benarkan Insiden Cekcok Dua Anggota Dewan di Bandara
Konas Menwa Indonesia menantang Menwa se-Riau untuk berpartisipasi dalam napak tilas ini.
Komandan Konas Menwa Indonesia, Ir A Riza Patria MBA melalui Komandan Satuan Tugas Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia Tingkat Nasional, Dasril SPdi MSi (han) kepada Tribunpekanbaru.com melalui sambungan telepon pada Selasa (31/10/2017) menyebutkan, undangan sudah disebar ke seluruh satuan Menwa di 33 provinsi, termasuk satuan Menwa di Riau yang tersebar di perguruan tinggi yang ada di Riau.
"Kami menantang anak muda Riau untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ini untuk mengetahui secara langsung sejarah perjuangan mempertahankan Republik Indonesia selama PDRI. Ini sejarah yang harus diingat anak muda, khususnya Menwa sebagai pemuda yang dibekali pengetahuan bela negara," ungkap Dasril.
Baca: Hindari Penyakit Lewat Aktivitas Fisik
Baca: Nyawa Debt Collector Dihabisi Saat akan Tagih Utang
Menurut Dasril, napak tilas ini tidak saja untuk melatih jiwa juang, namun juga olahraga dan menambah pengetahuan tentang bela negara.
Selain itu, juga bersilaturrahmi dengan Menwa dari seluruh Indonesia.
"Ini kesempatan untuk menambah teman dan meningkatkan persatuan dengan Menwa sebagai wadahnya. Apalagi napak tilas ini tingkat nasional, ada nilai plus lainnya secara akademik," kata Dasril.
Dasril menjelaskan, PDRI adalah penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia periode 22 Desember 1948 sampai 13 Juli 1949, dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara yang disebut juga dengan Kabinet Darurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rute-napak-tilas_20171031_094722.jpg)