Program Smart City, DPRD: Mana Anggaran Pelaksanaannya?
Parahnya lagi, program Smart City itu tidak tergambar dalam anggaran APBD 2018 ini.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Konsep Smart City yang dipancang Walikota Pekanbaru, ternyata tidak seiring dengan ketersediaan anggarannya.
Pada APBD 2018 yang kini dibahas DPRD Pekanbaru, Pemko Pekanbaru tidak mengalokasikan dana untuk program Smart City tersebut.
Hal ini diakui Ketua Pansus I DPRD Pekanbaru, Dian Sukheri SIp.
Katanya kepada Tribunpekanbaru.com, dengan kondisi ini pihaknya akan memanggil langsung Walikota Pekanbaru Firdaus MT, untuk membicarakan persoalan ini.
Baca: 11 Pangeran, 4 Menteri dan Puluhan Mantan Menteri Ditahan Pemerintah Arab Saudi
Baca: Fakta Mengejutkan di Balik Dinonaktifkannya Pangkalan Elpiji 3 Kg oleh Dinas Perdagangan
"Kita di Pansus sudah sepakat memanggil Pak Walikota. Kita usahakan pekan ini undang Walikota membicarakan masalah ini. Sebab, kalau Smart City hanya slogan, untuk apa. Ini juga termasuk pembahasan Pansus Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD), yang akan dibahas," sebutnya, Minggu (5/11/2017).
Dijelaskannya, pemerintah dalam menciptakan Kota Smart City, seharusnya didukung oleh semua aspek.
Terutama anggaran. Sebab selama ini Smart City terus digadang-gadangkan, tapi realisasinya nihil.
Parahnya lagi, program Smart City itu tidak tergambar dalam anggaran APBD 2018 ini.
Dengan kondisi itu, apakah akan berjalan program ini, atau hanya slogan saja.
Baca: Gurauan Sang Ibu Jadi Pertanda Maut Menjemput, Tinggalkan Anak Derita Kelainan Jantung
Baca: Tabrak Bumper Truk Tangki Parkir, Hal Tak Diinginkan Menimpa Remaja 15 Tahun Ini
Sama halnya dengan slogan Trilogi, yang kini gaungnya kurang terasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/smart-city_20160624_104514.jpg)