Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ikan Selais Cabe Hijau Nan Gurih dan Renyah, Begini Cara Membuatnya

Ikan yang memiliki nama latin Kryptopterus Lais ini hanya hidup di sungai yang ada di Riau.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: harismanto
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ikan Selais cabe hijau 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Firmauli Sialoho

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ikan Selais termasuk ikon bumi Lancang Kuning.

Ikan yang memiliki nama latin Kryptopterus Lais ini hanya hidup di sungai yang ada di Riau.

Tekstur ikan ini pipih memanjang dengan kepala mengerucut.

Kemudian memiliki dua kumis panjang, tubuh ikan ini tanpa sisik.

Ikan ini juga menjadi buah tangan bagi siapapun yang berkunjung ke Riau, khusus Pekanbaru.

Umumnya, ikan ini dijual di pasar-pasar tradisional dengan kisaran harga mulai Rp 100 ribu per kilogram.

Baca: Inilah 5 Menantu Presiden Indonesia, Mana Paling Curi Perhatian?

Baca: NGERI, Wanita Penjaga Kebun Binatang Diterkam Harimau, Dia Mencoba Melawan hingga Akhirnya. .

Baca: Video: Begini Penampakan Badai yang Robohkan Atap Mesjid UIN Suska dan Puluhan Sepeda Motor

Dari berbagai sumber mengatakan Selais tempo dulu, merupakan ikan ini salah satu menu utama bagi keluarga kerajaan dan masyarakat melayu.

Proses penyajiannya pun tergolong unik, yakni dengan diasapi, hingga menjadi Ikan Selais Asap.

Secara teknis ikan akan diletakkan diatas panggangan dengan dilapisi daun pisang selama kurang lebih tiga jam.

Tujuan pengasapan ini supaya ikan lebih tahan lama sebelum digoreng atau digulai.

Bahkan, disinyalir ikan ini akan tahan berbulan-bulan.

Seorang penjual ikan Selais di pasar bawah Pekanbaru, Ita menjelaskan budaya pengasapan ini sudah menjadi budaya yang terus dilakukan hingga saat ini.

"Berkat teknik pengasapan ini, selain tahan lama, ikan selais akan lebih gurih dan renyah ketika dikonsumsi," ujarnya.

Ditambahkan, ikan Selais juga menjadi salah satu buah tangan para wisatawan kala berkunjung ke Pekanbaru.

"Untuk harga tergantung ukuran ikan, kalau yang biasa-biasa saja satu kilo Rp 100 ribu tapi kalau ikan nya besar bisa mencapai Rp 150 ribu," katanya.

Baca: Sering Duduk Bayinya di Troli Belanja, Ibu Ini Menyesal Seumur Hidup karena Anaknya Derita Ini

Baca: Sering Alami Mimisan, Tak Disangka Ternyata Ada Gigi Tumbuh di Hidung Wanita Ini, Ngeri!

Baca: Artis Ini Pergi Umrah Bareng Suami. Netizen Heboh Lihat Pakaiannya di Tanah Suci

Keberadaan Ikan Selais yang sudah menjadi Ikon Riau, diharapkan bisa menjadi hidangan khas di setiap hotel di bumi Lancang Kuning, terutama hotel-hotel di Pekanbaru.

Saat ini memang sudah banyak hotel yang menyajikan menu ini.

Furaya Hotel Pekanbaru misalnya. Di sini telah disuguhkan sajian Ikan Selais selama enam tahun terakhir, sebagai menu makanan bagi para tamu.

Chef De Party Furaya Hotel, Agus Harianto mengatakan dipilihnya Ikan Selais karena menjadi ciri khas Riau sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri.

"Ikan Selais ini unik. Mulai dari habitatnya yang hanya ada di Riau, lalu proses pengasapannya yang merupakan budaya Melayu," ucapnya.

Dia juga memaparkan Ikan Selais Cabe Hijau menjadi salah satu hidangan utama jika ada acara di hotel bintang tiga ini.

Hasilnya pun cukup memuaskan. Terbukti, jelas Agus, setiap kali ada acara, Ikan Selais Cabe Hijau selalu diminta oleh para tamu untuk dihidangkan.

"Rasa Ikan Selais ini gurih dan renyah. Seluruh bagian ikan ini bisa dimakan termasuk tulang ikan yang berukuran kecil namun sudah rapuh selama proses pengasapan tadi," tuturnya.

Menurut Agus, penyajian Ikan Selais ini bisa dikreasikan tidak hanya dengan cara digoreng, tapi bisa juga dengan cara menggulai dan menyajikannya dengan nasi goreng.

"Namun di di sini (Furaya) kita lebih sering menerima permintaan untuk Goreng," imbuhnya.

Sedangkan untuk Nasi Goreng, pihaknya menyajikan menu ini bagi para tamu seharga Rp 25 ribu saja.

"Untuk prosea penyajian nya hampir sama dengan Nasi Goreng Biasanya. Hanya saja ditambahkan dengan ikan selais yang sebelumnya sudah digeprek atau dihancurkan lalu diaduk ke nasi goreng beserta bumbu-bumbu lainnya," tutupnya.

Baca: Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution Jalani Prosesi Siraman dan Midodareni, Ini Dia Maknanya

Baca: LIVE STREAMING: Banyak Pengendara Terjaring Operasi Zebra Siak 2017

Baca: Wow! Wanita 300 Kg ini Berhasil Menurunkan Berat Badannya, Penampilannya Sekarang Mengejutkan

Berikut Cara Membuatnya:

Bahan yang digunakan:

2 lembar daun salam
3 ekor jenis ikan layang yang diasap, lalu potong menjadi 2 bagian
¼ sdt gula pasir
50 cc minyak
3 buah tomat hijau, lalu potong-potong
2 cm lengkuas, lalu memarkan
1 sdt garam
Bumbu yang ditumbuk kasar:
4 buah cabai keriting hijau, kukus
6-8 buah cabai besar hijau, kukus
8 siung bawang merah, kukus

Cara Membuat:

* Panaskan terlebih dulu minyak lalu tumis bumbu yang ditumbuk kasar, bersama lengkuas dan daun salam hingga harum.

* Tambahkan tomat, lalu aduk hingga layu.

* Kemudian masukkan ikan lalu aduk secara merata.

* Tambahkan gula berikut garam, lalu aduk kembali serta masak hingga matang. Siap Santap. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved