Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sering Merinding Dengar Lagu Tertentu? Bukan Mistis, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penelitian ini meneliti 20 siswa, 10 di antaranya mengaku mengalami perasaan yang disebutkan di atas dalam kaitannya dengan musik

Internet
Merinding 

TRIBUNPEKANBARU - Apakah Anda pernah merinding ketika mendengarkan lagu yang bagus?

Hal ini terjadi pada seorang sosok mahasiswa ketika masih berusia 16 tahun.

Ketika itu, Dia mendengarkan 'Whole Lotta Love' oleh Led Zeppelin di bus nomor 9 dari Stourbridge.

Baca: Terkenal di Kuliner, Siapa Sangka Inilah Profesi Sebenarnya Bondan Maknyus Winarno

Dia adalah Matthew Sachs seorang sarjana di Harvard, yang mempelajari bagaimana seorang bisa merinding ketika mendengarkan suatu lagu.

Penelitian ini meneliti 20 siswa, 10 di antaranya mengaku mengalami perasaan yang disebutkan di atas dalam kaitannya dengan musik dan 10 yang tidak mengalami hal itu.

Dia menemukan bahwa mereka yang berhasil membuat keterikatan emosional dan fisik terhadap musik sebenarnya memiliki struktur otak yang berbeda dari pada yang tidak.

Penelitian menunjukkan bahwa mereka cenderung memiliki volume serat yang lebih padat yang menghubungkan korteks pendengaran dan area yang memproses emosi, yang berarti keduanya dapat berkomunikasi dengan lebih baik.

Temuan Sachs telah dipublikasikan di Oxford Academic namun dia dikutip oleh Neuroscience.

"Gagasan bahwa semakin banyak serat dan peningkatan efisiensi antara dua wilayah tersebut di otak berarti Anda memiliki pemrosesan yang lebih efisien di antara keduanya,"

Baca: Gubri Andi Rachman Sebut Ini Solusi Baru untuk Honorer K2 Pemprov Riau

Ini berarti jika Anda merasa merinding dari musik yang didengarkan, berarti Anda cenderung memiliki emosi yang lebih kuat.

Ditambah sensasi ini juga bisa dikaitkan dengan kenangan yang terkait dengan lagu tertentu, yang tidak bisa dikontrol.

Meski penelitiannya hanya berukuran kecil, Sachs saat ini sedang melakukan penelitian lebih lanjut yang akan melihat aktivitas otak saat mendengarkan lagu tertentu.

Dengan demikian ia berharap dapat mempelajari apa yang secara neurologis menyebabkan reaksi ini dan benar-benar dapat memanfaatkan pengobatan untuk gangguan psikologis.

Baca: VIDEO: Pangeran Harry Bakal Nikahi Janda Cantik, Ini Fakta Sosok Calon Istrinya!

"Depresi menyebabkan ketidakmampuan untuk menikmati keseharian. Anda bisa menggunakan musik sebagai alat untuk terapi dan menenangkan perasaan,"tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved