Jumat, 5 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Federasi Bulutangkis Rilis Aturan Servis Baru, Bagaimana dan Kenapa?

Pertandingan pertama yang akan menggunakan peraturan baru ini adalah All England 2018 yang berlangsung pada bulan Maret 2018.

Tayang:
Net
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bulan Desember telah tiba, itu tandanya kalender kompetisi bulu tangkis dunia musim 2017 akan segera berakhir.

Turnamen bulu tangkis level superseries/premier telah berakhir di Hong Kong Open 2017 pada 21-26 November 2017.

Sedangkan, Korea Masters 2017 sebagai gelaran grand prix/gold terakhir ditutup hari ini, Minggu (3/12/2017).

Sementara itu, BWF Superseries Finals 2017 yang menjadi ajang pamungkas akan berlangsung pada 13-17 Desember 2017 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Menjelang musim baru, Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) mengumumkan peraturan terbaru.

Peraturan ini terkait dengan servis atau pukulan awal yang memulai permainan bulu tangkis pada setiap poin.

"Shuttlecock harus berada pada posisi 1,15 meter di atas permukaan lapangan saat mengenai raket pemain yang melakukan servis," seperti dikutip BolaSport.com dari laman BWF Badminton.

Baca: Video: Komunitas Gay di Dumai Pilih Tempat Ini Jadi Lokasi Berkumpul

Baca: Lagi Galau Itu Butuh Hormon Serotonin, Berikut 5 Cara Mendapatkannya

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Bellaetrix Manuputty bersiap menerima servis dari Linda Wenifanetri pada pertandingan pertama simulasi Piala Uber 2014 di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/4/2014). Bellaetrix yang mewakili Tim A menang 21-19, 21-19.
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Bellaetrix Manuputty bersiap menerima servis dari Linda Wenifanetri pada pertandingan pertama simulasi Piala Uber 2014 di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/4/2014). Bellaetrix yang mewakili Tim A menang 21-19, 21-19. (PBSI)

Posisi awal shuttlecock ini lebih rendah daripada tinggi net bulu tangkis yang mencapai 1,55 meter dengan tinggi bagian tengah net yaitu 1,52 meter.

Dengan peraturan baru ini, para pemain harus semakin memperhatikan tinggi shuttlecock sebelum melakukan servis.

Karena jika salah melakukan pukulan awal, maka service faultakan diberikan dan dapat menguntungkan bagi lawan yang mendapat poin secara cuma-cuma.

Baca: Akhirnya, Demian Beri Klarifikasi. . .

Pertandingan pertama yang akan menggunakan peraturan baru ini adalah All England 2018 yang berlangsung pada bulan Maret 2018.

Menurut Presiden BWF Poul-Erik Høyer perubahan aturan tersebut berkaitan dengan keberlangsungan bulu tangkis di kancah olahraga dunia.

"Servis adalah bagian dari bulu tangkis. Selama bertahun-tahun kami mencari cara untuk memperbaiki peraturan servis yang telah diaplikasikan selama ini," ujar Høyer seperti dikutip BolaSport.com dari BWF Badminton.

Pemain tunggal putra nasional, Anthony Sinisuka Ginting, tampil dalam laga babak pertama All England 2017 kontra Chou Tien Chen (Taiwan), di Barclaycard Arena, Rabu (8/3/2017).
Pemain tunggal putra nasional, Anthony Sinisuka Ginting, tampil dalam laga babak pertama All England 2017 kontra Chou Tien Chen (Taiwan), di Barclaycard Arena, Rabu (8/3/2017). (Badminton Indonesia)

Baca: Diduga Dianiaya Majikannya yang Dokter Gigi, Wajah Ika Lebam-lebam dan Kepala Benjol

Høyer menambahkan jika selama ini para petinggi BWF telah memantau perkembangan peraturan tentang servis.

"Kami berharap jika peraturan baru ini mendapat respons positif dari para anggota," kata Høyer kemudian.

Selain itu, aturan tersebut akan diterapkan pada turnamen beregu seperti Thomas dan Uber Cup serta Kejuaraan Dunia 2018.

Thomas dan Uber Cup 2018 akan berlangsung di Bangkok, sedangkan Kejuaraan Dunia 2018 berlangsung di Nanjing, China.

Nantinya, seluruh turnamen BWF termasuk kejuaraan kontinental akan menggunakan peraturan baru ini, kecuali Kejuaraan Dunia Junior.

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved