Pergi Pijat Karena Capek, Pria Ini Diberi Bonus 'Begituan', Saat Mau Bayar Dipaksa Bayar Segini
Ia pun membuka semua pakaiannya dan berharap terapis itu datang membawa sebuah handuk untuknya.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria mengaku mendapat serangan secara seksual saat menikmati layanan pijat.
Burhan Burbridge (23) mengatakan saat itu badannya cukup capek setelah menghabiskan malam yang heboh saat Halloween.
Untuk merilekskan badan ia pun melakukan reservasi di sebuah panti yang ada di Kent.
Seperti yang dilansir dari Mirror, saat 45 menit ia dipijat, tiba-tiba terapis wanita itu membuka semua pakaiannya dan mulai melakukan yang bisa saja membangkitkan birahinya.

Usai memberikan layanan ekstra itu, terapis itu meminta bayaran.
Ia pun kemudian melaporkan kejadian itu ke kantor Polisi Kent.
"Ketika saya sampai di kamar, pakaian saja semua dilbuka dan wanita itu meminta saya untuk membuka semua pakaian," ungkapnya.
Ia pun membuka semua pakaiannya dan berharap terapis itu datang membawa sebuah handuk untuknya.
Namun bukan hal itu yang terjadi.
"Dia mulai memijat saya, sekitar 30 menit memijat bagian punggung saya lalu meminta saya untuk membalikkan badan. Saya pun mengikutinya," jelas Josh.
Saat ia berbalik badan, terapis wanita itu pun mulai memijat bagian dada bahkan sampai ke pangkal pahanya.
"Lalu dia berkata, sekarang? Saya pikir dia akan melakukan tindakan yang profesional. Tahunya ia malah memegang alat vital saja," ujarnya.
Pria itu mengaku saat terapis wanita itu melakukan hal itu ia tidak harus melakukan apa.
Ia pun meminta wanita itu untuk berhenti melakukannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-pijit-pijat_20170214_160046.jpg)