Eksklusif
PLN Terkendala Pembebasan Lahan dalam Sediakan Infrastruktur Listrik
Unit Induk Pembangunan PLN Sumatera Bagian Tengah menyatakan pembangunan tapak tower untuk 150 KV, 275 KV, dan 500 KV tidak ada kendala.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Unit Induk Pembangunan (UIP) PLN Wilayah Sumatera Bagian Tengah menyatakan pembangunan tapak tower untuk 150 KV, 275 KV, dan 500 KV tidak ada kendala.
Deputi Manager Hukum dan Komunikasi PLN UIP Sumbagteng, Desril Naldi mengatakan, di tahun 2017 misalnya, sudah cukup banyak tower yang dibangun, bahkan ia mengklaim total pembangunan secara keseluruhan sudah bisa diperkirakan sebanyak 80 persen.
Baca: VIDEO: Warga Harus Seberangi Pulau untuk Fotokopi, Ratusan Desa di Riau Belum Dapat Listrik PLN
Baca: Belum juga Dapat Listrik PLN, Warga Desa Bencah Umbai Sungai Mandau Siak Patungan Beli Genset
Baca: Guru Ini Remas Alat Vital 5 Siswi SD, Begini Kronologisnya
Dari data hingga akhir 2017 lalu yang ia tunjukkan, memang pembangunan tapak tower listrik tersebut menunjukkan angka yang cukup signifikan di Riau. Demikian juga untuk pembebasan lahan.
Sayangnya ia tidak memiliki data untuk perkembangan pembangunan dan pembebasan lahan untuk 2018 ini, karena menurutnya laporan hasil pembangunan tersebut dialukan per bulan.
Sementara untuk Januari 2018 ini menurutnya belum memasuki akhir bulan.
“Sejauh ini kita tidak ada keterlambatan. Data untuk 2018 ini kita belum rekap, biasanya rekapnya per bulan,” kata Desril Naldi kepada Tribun, Jumat (26/1/2018).
Baca: Gerhana Bulan 2018, Coba Tips dan Trik Ini untuk Dapatkan Foto Super Blue Blood Moon 31 Januari
Namun diakui Desril, salah satu kendala dalam pembangunan tersebut adalah pembebasan laham, dimana ada pihak dan masyarakat yang masih belum melepaskan lahannya untuk diganti rugi, dengan berbagai alasan.
Ia mencontohkan, adanya dua titik di kawasan Garuda Sakti yang saat ini belum dibebaskan lahannya.
Menurut dia, hal ini dikarenakan, kawasan tersebut orangnya tidak ada di tempat, sehingga mereka terkendala untuk melakukan komunikasi.
“Kabarnya orangnya di Medan, Sumatera Utara, tentu kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk sementara, tapi hanya khusus untuk yang bermasalah seperti itu, kalau yang lainnya kita tetap jalan, dan terus paralel,” ujarnya.
Baca: Anti Mainstream Kendaraan Masa Depan, Ada Supir Tanpa Mobil, Warganet: Next Manusia Tanpa Planet
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/perbaikan-jaringan-listrik_20160330_215004.jpg)