Dumai

Dinas Kesehatan Dumai Temukan 2 Warung yang Buat Sendiri dan Jual Bakso Campur Boraks

Kapolres Dumai, AKBP Restika PN mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah mengerahkan tim untuk mengusut temuan ini.

Penulis: Fernando | Editor: Afrizal
shutterstock
Bakso 

Pada kedua lini massa itu terdapat nama jelas sembilan warung bakso di Kota Dumai yang diduga menjual mie, mie ayam dan bakso mengandung boraks.

Ada juga sebelas daftar kantin sekolah yang menjual mie kuning, kerupuk dan lontong yang mengandung boraks.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Dumai tidak menampik daftar itu.

Mereka mengaku daftar itu adalah hasil pemeriksaan Tim Dinas Kesehatan Dumai bersama pihak terkait pada Desember 2017 lalu.

Temuan ini setelah menelusuri sejumlah warung bakso dan kantin di sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal mengaku sedang menelusuri penyebar daftar itu.

"Ini sedang kami lacak yang menyebarkannya. Kami bakal telusuri," terang Paisal kepada Tribun, Rabu (31/1/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Paisal mengimbau agar masyarakat jangan panik.

"Jadi masyarakat jangan panik. Temuan ini tetap menjadi pantauan Dinas Kesehatan Dumai dan tim gabungan," papar Paisal.

Menurutnya, pihak dinas dan tim gabungan sudah menelusuri produsen mie kuning yang bercampur Boraks.

Mereka menggeledah pabrik mie kuning rumahan di kawasan Jalan Ratusima.

Mereka sudah memberi sanksi administrasi kepada produsen mie kuning itu.

Paisal memastikan mie yang berasal dari produsen rumahan sudah aman.

Tim sudah lakukan pemeriksaan.

Ia tetap mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur mie atau bakso dengan harga murah.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved