Di Balik Rasanya yang Manis, Kue Keranjang Punya Pantangan dalam Proses Pembuatannya

Bentuknya yang bulat bermakna agar keluarga dapat terus bersatu, rukun dan bulat tekad.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
Kompas.com
Kue Keranjang 

Bentuknya yang bulat bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu, rukun dan bulat tekad dalam menghadapi tahun yang akan datang.

Rasa manis pada kue keranjang diyakini bermakna suka cita, kegembiraan, menikmati berkat, berpikir positif dan memberikan yang terbaik.

Bentuknya yang bulat tanpa ujung di semua sisi melambangkan kekeluargaan, tanpa merasa ada yang lebih penting dari yang lain dan tanpa batas akhir.

Prinsip seperti ini kalau kita anut dalam relasi dengan pelanggan amatlah mulia.

"Dalam prinsip ini terkandung nilai bahwa pelanggan adalah keluarga besar kita. Pelanggan dengan kita mempunyai kesetaraan hubungan bisnis, relasi dan perlu dibina tanpa batas," tulis Big Family of Liau Oe-Bogor.

Baca: Gara-gara Foto Ini, Adik Ahok Emosi, Fifi: Ya Gag Mungkin Lah Impoten

Kue keranjang mampu bertahan selam lebih dari satu tahun. Pembuatannya tak bisa sembarangan.

Proses pembuatan kue keranjang memakan waktu kurang lebih 11-12 jam.

Dalam pembuatannya, tingkah laku dan perbuatan harus bersih.

Jika selama proses ada hal tak sopan yang dilakukan, diyakini hasil kue keranjang nantinya tak akan mengeras, justru lembek, pucat, dan terlihat tak merah.

Baca: Roro Fitria Ditangkap, Berikut 7 Sumber Uang Sang Nyai, Jalankan Ritual dan Pernah Jual Gunung

TRIBUNNEWS/Efrem Limsan Siregar

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved