Jokowi : Jangan Lupakan Kita Bersaudara
Presiden RI Joko Widodo hadir dalam peringatan Hari Lahir Nahdatul Ulama yang digelar di halaman Mesjid agung Annur Pekanbaru
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Budi Rahmat
Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj dalam kesempatan itu juga menjelaskan peran Nahdatul Ulama dalam ikut membangun bangsa dan budaya nusantara.
"NU menjaga merawat negara RI dengan konsumsi yang sah berdasarkan amanah yang mulia pancasila. Indonesia sebagai Darussalam membangun persaudaraan lewat lintas agama dan lintas suku sudah diputuskan NU, "ujar Said Aqil Siraj.
Baca: Lakukan Pembunuhan dan Mutalasi Keji dan Unggah di Internet, Ternyata Ini Maksud Pria Ini
Said Aqil Siraj juga bercerita tentang Nahdatul Ulama adalah terdiri dari Diniyah dan Watoniyah dimana merawat menjaga mengamalkan islam ahlissunnah waljamaah dan islam yang menolak radikalisme, dan sebaliknya islam yang menolak sekularisme dan liberalisme.
"Selama tidak bertentangan dengan islam. Budaya kita lestarikan
Haul adalah tradisi nusantara syukuran, menujuh hari empat puluh hari adalah tradisi dan budaya tanah air, "ujarnya.
Tugas Nahdatul Ulama lanjut Said Aqil adalah menjaga keselamatan Budaya nya. Karena budaya lebih mulia dari budaya lain.
"Budaya kita lebih mulia dari arab dan Barat. Silahkan menuntut ilmu di arab pulang bawa ilmu namun jangan bawa jenggot, Begitu juga menuntut ilmu di Australia pulang jangan bawa hamar dan maksiat, "jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jokowi_20180509_150148.jpg)