Kim Kardashian Temui Donald Trump di Gedung Putih, Ini yang Mereka Bahas
Kardashian memasuki Gedung Putih dengan mengenakan busana berwarna hitam dan sepatu hak tinggi berwarna kuning.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat dunia internasional tengah menantikan pertemuan bersejarah Amerika Serikat dan Korea Utara, Presiden AS Donald Trump lebih dulu bertemu orang terkenal lainnya.
Trump menerima kedatangan dengan bintang reality show televisi Kim Kardashian di Gedung Putih, Washington DC, pada Rabu, (30/5/2018).
Kardashian memasuki Gedung Putih dengan mengenakan busana berwarna hitam dan sepatu hak tinggi berwarna kuning.
Dalam pertemuan itu Kim Kadarshian membahas reformasi peradilan dan hukuman penjara
Sebelum bertemu dengan orang nomor satu di AS, dia berjumpa dengan menantu Trump, Jared Kushner, yang memelopori upaya Gedung Putih dalam reformasi peradilan pidana.
Baca: Mulai 9 Juni 2018, Turis Indonesia Dilarang Masuk ke Israel
Baca: Sam Aliano Siap Maju Pilpres 2019, Ingin Jadi Donald Trump Indonesia
Baca: Heboh! Pesan Ramadan Donald Trump Kejutkan Umat Muslim Dunia, Ini Isinya
"Pertemuan hebat dengan Kim Kardashian hari ini, membicarakan reformasi penjara dan hukuman," kicau Trump di akun Twitter-nya.
Kardashian dikenal sebagai sosialita, namun kerap menyerukan pembebasan terhadap Alice Marie Johnson (62), yang telah dipenjara selama lebih dari dua dekade atas kasus kejahatan narkoba pertama kali.
Baca: Lakukan Banyak Operasi Agar Mirip Kim Kardashian, Wanita ini Memilih Mati Dalam Keadaan Cantik
Baca: Setelah 15 Menit Ngobrol, Ini Kesan dan Pendapat Syahrini Mengenai Sosok Kim Kardashian
Baca: VIDEO: Kim Kardashian saat Berpapasan dengan Syahrini di Tokyo, Reaksinya Bikin Melongo!
Perempuan berusia 37 tahun gagal memenangkan dukungan Kongres, kemudian meminta pengampunan dari presiden dan tindakan grasi bagi Johnson.
Kisah Johnson pertama kali diketahui oleh Kardashian, setelah dia menyaksikan video singkat tentang kasus tersebut.
Tergerak dengan kenyataan yang harus dihadapi Johnson, dia meminta pengacara pribadinya dulu, Shawn Holley, untuk mempelajari kasus ini dan membayar tim hukum untuk Johnson.
Menurut keterangan dari anak Johnson, proses peradilan bagi ibu mereka makin dipercepat setelah campur tangan istri dari penyanyi Kanye West tersebut.
Johnson dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat pada 1996 atas kejahatan narkoba pertama kali, tanpa adanya kekerasan.
Dia dihukum karena menjadi perantara telepon yang menyampaikan pesan antara distributor obat dan penjual. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bintang-reality-show-tv-kim-kardashian-dan-presiden-as-donald-trump_20180531_120430.jpg)