ASN Berani Tambah Libur Lebaran Harus Disanksi, DPRD: Jangan Hanya Gertak Saja

Legislator meminta Plt Walikota dan Sekko, benar-benar konsisten dengan kebijakan yang sudah dibuatnya.

ASN Berani Tambah Libur Lebaran Harus Disanksi, DPRD: Jangan Hanya Gertak Saja
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Dijelaskan Politisi Hanura ini lagi, bahwa masa libur cuti ASN sebagaimana yang diatur merujuk pada edaran Menpan-RB.

Pada hari pertama masuk sesuai arahan Plt Walikota, harus kembali aktif melayani masyarakat dengan maksimal.

Ini diharapkan tidak hanya seremonial saja.

Tapi memang harus ada buktinya.

Begitu juga bagi ASN yang menambah liburnya, dihukum sesuai dengan tingkatannya.

Baca: Aksi Pelemparan Mobil Pemudik Hoaks Atau Benar? Polda Riau Keluarkan Pernyataan Begini

Baca: Jalur Alternatif Pekanbaru-Padang, Hindari Macet Simpang Piladang-Silaiang

"Jadi, kalau hanya Sidak hari pertama kerja, lalu diabsen, itu tidak akan mempan. Apalagi hanya mengurangi uang tunjangan. Lebih baik hukumannya, yang membuat jera bagi ASN. Seperti harus hormat bendera tiap pagi, rilis namanya dan umumkan ke publik dan sebagainya. Itu lebih mengena," saran Kudus.

Sebelumnya, Sekko Pekanbaru M Noer MBS menegaskan, bahwa pihaknya sudah meningatkan kepada para ASN, untuk tidak menambahkan jadwal cuti lebaran.

Hal ini mengingat libur Idul Fitri yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sudah 10 hari.

Apalagi, rencananya pada 25 Juni, akan digelar apel bersama di Perkantoran Tenayan Raya, sekaligus pindah kantor.

Selanjutnya, pada 27 Juni, merupakan hari pencoblosan Pilgubri, yang notabene-nya ASN kembali mendapatkan jatah libur. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved