Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gempa Lombok

Data Terbaru Gempa Lombok: 82 Orang Meninggal Dunia dan 47 Kali Gempa Susulan

tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan

twitter.com/palangmerah
Petugas PMI memberikan pertolongan sesaat usai terjadi gempa 7 SR di Lombok, Minggu (5/8/2018) malam 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB memberikan dampak yang luas.

Hingga Senin (6/8/2018) dinihari pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan.

Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempabumi.

 Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui rilis resminya.

 “Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram.

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 39 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang.

Baca: Saat Gempa Terjadi, Pemain Gamelan Ini Nekat Loncat dari Panggung dan Alami Kondisi Ini

Baca: 1 Keluarga Tewas Tertimpa Reruntuhan Beton Akibat Gempa Lombok 7,0 SR

Baca: Info Penerimaan CPNS 2018 - Ada 134 Titik Lokasi Tes, Tinggal Tunggu Formasi

Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh,” paparnya.

Di saat penanganan darurat dampak gempa 6,4 SR masih berlangsung, terutama di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur, tiba-tiba masyarakat diguncang gempa dengan kekuatan yang lebih besar.

Masyarakat panik dan berhamburan di jalan-jalan dan bangunan dan rumah yang sebelumnya sudah rusak akibat gempa sebelumnya menjadi lebih rusak dan roboh.

Apalagi ada peringatan dini tsunami menyebabkan masyarakat makin panik dan trauma sehingga pengungsian di banyak tempat.

Korban luka-luka banyak yang dirawat di luar puskesmas dan rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak. Selain itu gempa susulan terus berlangsung.

Baca: Ramalan Zodiak 6 Agustus: Leo Bakal Hadapi Tantangan Baru, Virgo Agak Sensitif

Baca: Kesaksian Gede Angga, Detik-detik Dirinya Mencoba Selamatkan Nyawa Sang Adik dari Runtuhan Tembok

Baca: Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penipuan Proyek, Oknum ASN Diskes Justru Ditangkap Gara-gara Sabu

Hingga kemarin Minggu (5/8) pukul 22.00 WIB terjadi 47 kali gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

BMKG menyatakan bahwa gempa 7 SR tadi adalah gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya.

Artinya kecil kemungkinan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan. Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved