Stroke Center Kini Sudah Ada di RS Awal Bros Pekanbaru
Stroke Center yang resmi beroperasi sejak dibuka Sabtu (11/8/2018) ini, diharapkan bisa melayani penderita stroke secara cepat
Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing
Setidaknya kata dr. Trunojoyo, setidaknya ada 2 jenis pengobatan atau terapi bagi pasien stroke, yakni trombolisis dan thrombectomy. Keduanya sama-sama berpedoman pada waktu (harus cepat).
Lebih lanjut dijelaskan dr. Trunojoyo, gejala stroke bisa dikenali dengan istilah FAST.
Baca: VIDEO: Pertamina TBBM Dumai bersama Rumah Zakat Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi
F adalah singkatan dari Face (wajah). Kita bisa mengenali lewat wajah. Jika terindikasi stroke, orang tersebut kalau diminta tersenyum akan miring atau mencong.
Kemudian A singkatan Arm (lengan). Penderita stroke jika diminta mengangkat tangan, maka tidak bisa diangkat dengan sempurna.
Lalu ada S, yang merupakan singkatan Speech (Bicara). Penderita penyakit stroke jika diminta berbicara, maka akan terdengar pelo atau cadel.
Baca: VIDEO: Pertamina TBBM Dumai bersama Rumah Zakat Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi
Terakhir adalah T, yakni Time (waktu). Jika beberapa gejala stroke sudah tampak pada seseorang, maka sebaiknya jangan membuang waktu. Segera bawa pasien ke rumah sakit.
Dr. Trunojoyo menambahkan, stroke sendiri bisa menyerang orang yang berusia remaja hingga usia tua. Namun kebanyakan adalah umur 40 tahun ke atas.
Selain meresmikan Stroke Center, RS Awal Bros juga menggelar seminar awam dengan mengangkat tema 'Stroke Bukanlah Akhir Kehidupan'. Dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten dibidangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rs-awal-bros_20180811_153858.jpg)