Indragiri Hulu

AMAN Inhu Dukung Program Pusat untuk Pendataan Lahan di Dalam Kawasan

AMAN mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pihak Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)soal lahan di dalam kawasan

AMAN Inhu Dukung Program Pusat untuk Pendataan Lahan di Dalam Kawasan
Tribun Pekanbaru/logo Inhu
Logo Kabupaten Inhu 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Indragiri Hulu (Inhu) merupakan salah satu lembaga yang mendapat undangan untuk menghadiri pertemuan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu bersama dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah XIX.

Baca: DPRD Riau Beri Waktu Gubernur dan Gubernur Terpilih Lakukan Komunikasi Sebelum Bahas Anggaran 2019

Ketua AMAN Inhu, Gilung mengungkapkan pihaknya mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pihak Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tersebut.

"Kita sangat mendukung kegiatan ini, namun pada saat pertemuan nanti kita juga akan menyampaiakan persoalan tentang wilayah adat yang berada di dalam kawasan hutan," kata Gilung, Minggu (12/8/2018).

Gilung menjelaskan pihaknya akan menanyakan soal kemungkinan wilayah adat yang berada di dalam kawasan untuk mendapat pelepasan.

Baca: Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Terkait Tumpahan CPO di Dermaga B Pelindo Dumai

"Berdasarkan data kita, ada 45 ribu hektar wilayah adat Suku Talang Mamak yang berada di dalam kawasan hutan, sebagian hutan produksi dan sebagian lagi di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh," kata Gilung.

Menurut Gilung sebagian dari wilayah adat itu sudah dikelola oleh pihak-pihak tertentu. Persoalan ini memang menjadi perhatian AMAN Inhu.

Baca: Ada 3000 Hektar Lahan di Kabupaten Inhu yang Berada di Dalam Kawasan

Oleh karena itu, Gilung menegaskan terkait rencana pelepasan nanti pihaknya berharap juga bisa dilibatkan. "Kita tidak ingin ada oknum-oknum yang ingin menjual wilayah adat setelah adanya pelepasan nanti," pungkas Gilung. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved