Idul Adha 2018

Niat dan Keutamaan Puasa Arafah Sebelum Idul Adha 2018

Tanggal 9 Dzulhijjah 1439 Hijriah atau bertepatan Selasa (21/8/2018), ditunaikan puasa Arafah.

Niat dan Keutamaan Puasa Arafah Sebelum Idul Adha 2018
Videezy
ILUSTRASI 

"Nawaitu shouma 'arofah sunnata lillaahi ta'ala."

Terjemahannya, "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala."

Makna Puasa dan Hal-hal yang Membatalkan

Puasa, baik itu yang hukumnya sunah ataupun wajib, adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya Matahari, dengan syarat tertentu.

Makan dan minum memang dapat membatalkan puasa, tetapi bila seseorang tanpa sengaja melakukannya, maka itu tak membatalkan puasanya.

Ini sesuai dengan hadits berikut:

"Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan minuman itu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1797 dan Muslim: 1952)

Boleh Niat Pagi Hari

Sementara, mengutip dari laman Rumaysho.com, puasa sunnah ada keringanannya, yaitu boleh berniat pada pagi hari, asal sebelumnya belum menyantap makanan apa pun atau belum melakukan pembatal-pembatal puasa.

Hadits nomor 657 dari kitab Bulughul Marom karya Ibnu Hajar disebutkan hadits:

Halaman
1234
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved