Sepasang Mahasiswa Bercinta, Hamil Lalu Bunuh Bayi dan Dikubur. Ini 10 Faktanya
Sepasang mahasiswa, Da (18) dan MN (19) pacaran dan bercinta sejak SMA. MN akhirnya hamil dan saat melahirkan bayinya dibunuh dan dikubur.
TRIBUNPEKANBARU.COM, SEMARANG - Sepasang mahasiswa, Da (18) dan MN (19) pacaran dan bercinta sejak SMA. MN akhirnya hamil dan saat melahirkan bayinya dibunuh dan dikubur. Ini 10 faktanya.
Da, mahasiswa cowok yang telah ditangkap polisi, mengaku sudah kenal MN sejak SMP dan pacaran di bangku SMA.
Da adalah warga Banget Prasetya sedangkan MN warga Aspol Tlogomulyo.
Sepasang mahasiswa ini, seperti dikutip Tribunpekanbaru.com dari Tribunjateng.com, kuliah di Semarang namun beda kampus.
Baca: Pengantin Pingsan, Pesta Nikahan Diobrak-abrik saat Mantan Datang ke Pesta Bawa Teman
Baca: Live Streaming Indosiar Closing Ceremony Asian Games 2018 Ada Artis K-Pop Super Junior dan iKon
Baca: Ariana Grande Diduga Digerayangi Saat Pemakaman Ratu Soul Aretha Franklin
Kasus ini bermula dari penemuan jasad bayi yang terkubur di belakang masjid Al Wali di Sambiroto Tembalang Semarang beberapa hari lalu.
Semula warga curiga adanya gundukan tanah bertabur bunga di belakang masjid tersebut.
Mayat bayi itu ditemukan oleh warga saat bersih-bersih usai melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Warga merasa curiga dengan gundukan tanah bertabur bunga yang menyerupai makam.
Warga menggali gundukan itu dan menemukan jasad bayi.
Kemudianwarga lapor ke security masjid dan dilanjutkan ke petugas kepolisian.
Polisi menindaklanjuti temuan itu dan kemudian melacak serta menangkap Da dan MN.
Berikut 10 faktanya:
1 - Pacaran sejak sekolah
Da mahasiswa cowok yang telah ditangkap polisi, mengaku bahwa dirinya dengan MN sudah kenal sejak SMP.
Kemudian lanjut pacaran di SMA. Da warga Banget Prasetya sedangkan MN warga Aspol Tlogomulyo.