Bengkalis
Dishub Bengkalis Ganti Traffic Light Tenaga Surya dengan Listrik
Traffic light atau lampu lalu lintas yang masih menggunakan tenaga surya di Kota Bengkalis akan diganti kembali dengan menggunakan listrik
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nolpitos Hendri
Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com, Muhammad Natsir
TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Traffic light atau lampu lalu lintas yang masih menggunakan tenaga surya di Kota Bengkalis dalam waktu dekat akan diganti kembali dengan menggunakan listrik.
Pergantian ini akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Bengkalis.
Hal ini diungkap Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dinas Berhubungan Bengkalis Ngawidi kepada Tribunbengkalis.com pada Kamis (13/9) pagi.
Baca: Jalan Dermaga Laut Diduga Jadi Lokasi Transit Narkoba di Dumai
Baca: Kurir Narkoba Ambil Titipan di Tempat Sampah untuk Dikirim ke Palembang
Menurut dia untuk saat ini penggantian traffic light akan dilakukan di wilayah kota Bengkalis.
"Untuk kota Bengkalis sejauh ini ada dua lampu lalulintas yang masih menggunakan tenaga surya, diantaranya di Simpang Jalan Bengkalis Bantan Senggoro dengan Jalan Antara Pramkuka, dan Simpang jalan Antara dengan Jalan Tandun, " ungkap Ngawidi.
Memurut dia, pergantian ini, dilakukan karena kondisi banyak kendala dengan penggunaan tenaga surya. Terutama baterai tenaga surya ini sering di curi.
"Selain itu sering juga terjadi gangguan ketika cuaca sedang hujan. Sehingga lampu lalulintas sering rusak," ungkapnya
Menurut dia, pihaknya sedang melakukan peralihan. Yakni dalam proses pemasangan kabel listrik, kemudian baru mengalirkan aliran listrik ke traffic light.
"Bagian badan jalan di dua persimpangan ini sudah di potong guna untuk meletakkan pipa yang diisi oleh kabel listrik traffic light," ungkapnya.
Baca: Kelola Objek Wisata di Kemacatan, Sepuluh Pokdarwis di Rohul telah Terbentuk
Baca: Atlet yang Tidak Meraih Medali di Popwil Bakal Tidak Tercatat di PPLP
Sementara itu, Pencurian baterai tenaga Surya dilakukan oknum yang tidak dikenal sangat merugikan pemerintah Bengkalis. Karena harga satu baterai mencapai dua juta lima ratus ribu rupiah.
Pencurian baterai lampu lalulintas terakhir terjadi pada bulan Agustus 2018 lalu di lampu lalulintas persimpangan empat Jalan Antara Pramuka dengan Jalan Senggoro Bantan Bengkalis.
Jumlah baterai yang hilang sebanyak enam unit.
Sehingga lampu lalulintas di sana terpaksa mati sampai saat ini belum beroperasi menunggu pergantian menggunakan tenaga listrik.
Kerugian pihak Dinas Perhubungan akibat hilangnya baterai lampu lalulintas ini sekitar lima belas juta rupiah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/simpang-antara-pramuka-dan-senggoro-bantan-bengkalis_20180913_191925.jpg)