Riau
Apersi Tidak Pernah Berubah Menjadi Himpera
Pengurus Apersi Riau menyatakan bahwa Apersi tidak pernah berubah menjadi Himpunan Pengusaha Perumahan (Himpera)
Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Nolpitos Hendri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengurus Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Riau menyatakan bahwa Apersi tidak pernah berubah menjadi Himpunan Pengusaha Perumahan (Himpera).
Hal ini mengklarisifikasi kabar yang menyebutkan bahwa lahirnya Himpera telah menggantikan keberadaan Apersi.
Wakil Ketua I Bidang OKK Apersi Riau, Franki Kalalo kepada Tribunpekanbaru.com pada Jumat (14/9/2018) menyebutkan, bahwa sampai saat ini Apersi masih menjadi organisasi yang sah berbadan hukum dan diakui keberadaannya oleh banyak pihak.
Baca: KPU Inhil Tetapkan DPTHP Sebanyak 439.425 Pemilih di Inhil
Baca: Sekarang Helm Disita dan Diminta Membuat Surat Pernyataan, Kalau Buat Lagi Ban Akan Dibocorkan
"Kita mengklarisifikasi, bahwa Himpera sama sekali tidak pernah menggantikan Apersi. Sekali lagi Apersi masih ada di 25 wilayah di Indonesia. Himpera adalah Himpera, tidak ada sangkut pautnya dengan Apersi," jelas Franki didampingi Ketua Apersi Riau, Idham Khalid Harahap dan beberapa pengurus Apersi Riau lainnya, saat gelaran Jumpa Pers di Bilangan Jalan Lobak Pekanbaru, Jumat (14/9/2018) sore.
Kehadiran Franki ke Riau sebagai upaya meluruskan kesimpang siuran di tubuh Apersi yang terjadi selama ini. Diharapkan dengan adanya keterangan resmi dari pengurus pusat, semakin memperjelas bahwa sampai saat ini Apersi khususnya di Riau masih menjadi organisi pengembang yang menaungi beberapa pengembang perumahan di Riau.
"Disini saya mewakili ketua umum dari Jakarta. Saya datang kesini untuk mengklarisifikasi ketidakbenaran ini, Apersi tidak pernah diganti, masih sama sejak dibentuk 20 tahun yang lalu," jelas Franki lagi.
Baca: Sekarang Helm Disita dan Diminta Membuat Surat Pernyataan, Kalau Buat Lagi Ban Akan Dibocorkan
Baca: Ini Dia Daftar Pebalap Tour de Siak 2018, 9 Tim dari Luar Negeri
Franki menceritakan, awal kisruh ditubuh Apersi terjadi pada saat Musyawarah Nasional (munas) Apersi pada tahun 2013 hingga terjadi perpecahan dan menjadi dua kubu. Munas tersebut menyatakan salah satu kubu menang melalui musyawarah dan sah untuk memimpin Apersi untuk beberapa tahun ke depan. Namun disayangkan, kubu yang kalah saat munas tidak menerima dan pembentukan Perkumpulan Apersi serta melakukan perlawanan secara hukum.
Ketika kisruh ini sampai ke Mahkamah Agung (MA), pada tahun 2016 kubu apersi yang menang pada munas 2013, dinyatakan sah sebagai pempinan baru Apersi untuk beberapa tahun ke depan. Sayangnya, kubu Perkumpulan Apersi masih tidak menerima putusan tersebut dan berinisiatif membentuk organiasi sendiri yaitu Himpera.
"Saya pun bingung, Perkumpulan Apersi anggota-anggotanya ada di Himpera. Di Himpara saat deklarasi orang-orangnya juga diisi oleh orang-orang Perkumpulan Apersi. Jadi tidak tau mana yang Perkumpulan Apersi dan mana yang Himpera. Terlepas dari semua itu, Apersi masih tetap Apersi, dan tak pernah jadi Himpera," terang Franki.
Ia menyebut, Apersi sampai saat ini masih tetap solid dengan 25 DPD yang ada di seluruh Indonesia dan sama sekali tak terpengaruh dengan terbentuknya Himpera.
Baca: Tak Perlu ke Bimbel, Ini Dia 800 Contoh Soal Ujian Masuk CPNS 2018
Baca: Pemprov Riau akan Gelar Pertemuan Bahas Lahan Sengketa UNRI
"Mungkin sebagian teman-teman di perkumpulan Apersi sudah beralih, tapi Apersi di DPD Riau masih solid dan tetap berdiri," katanya.
Keberadaan Apersi di Riau menurutnya, sama sekali tidak bisa dipengaruhi oleh gejolak apapun. Bahkan DPD Apersi Riau akan melakukan Masyawarah Daerah (Musda) pada tanggal 10 Oktober 2018 nanti. Ini Sakaligus menyatakan bahwa Apersi masih akan menjadi asosiasi pengembang yang terus maju ke depan dan mendukung pembangunan di Daerah Riau.
"Nanti saat Musda kita akan langsung pilih pengurus baru. Sudah ada dua kader yang mendaftar untuk memimpin Apersi Riau 2018/2022," kata Franki.
Ketua Apersi DPD Riau, Idham Khalid Harahap menambahkan, sampai saat ini DPD Apersi Riau masih membuka pintu seluas-luasnya bagi anggota Perkumpulan Apersi untuk kembali menjadi bagian Apersi Riau yang sah berbadan hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/apersi-tidak-pernah-berubah-menjadi-himpera_20180914_204917.jpg)