Indragiri Hulu
Mursini Jadi Irup Peringatan HUT ke 73 TNI di Kuansing
Kodim 0302 Indragiri Hulu (Inhu) dan jajarannya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI di Kabupaten Kuantan Singingi
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Nolpitos Hendri
Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit
TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Komando Distrik Militer (Kodim) 0302 Indragiri Hulu (Inhu) dan jajarannya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Bupati Kuansing, Mursini bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) peringatan HUT ke 73 TNI.
Upacara peringatan HUT ke 73 TNI di Kuansing dipusatkan di Lapangan Limuno, Taluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing pada Jumat (5/10/2018).
Baca: Berhutang 600 Ribu Lelaki Ini Serahkan Anak Gadisnya pada Tetangga, Bukan Dinikahi Malah Diperkosa
Baca: Minimnya Armada Pengaruhi Target Retribusi Sampah di Kepulauan Meranti
Mursini menjelaskan acara tersebut digelar dengan sederhana.
Selain melibatkan seluruh personel Kodim 0302 Inhu, upacara itu juga melibatkan jajaran Polres Kuansing, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuansing, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kuansing, Satpol PP Kuansing, FKPPI Kuansing, Pemuda Pancasila (PP) Kuansing, Satuan Pengaman (Satpam), mahasiswa dan pelajar se- Kabupaten Kuansing.
Sebelum pembacaan amanat Panglima TNI oleh Mursini, acara diawali dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk para korban bencana di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong.
"Pada kesempatan ini pula marilah kita memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong. Demikian pula beban masih diderita saudara kita di Lombok. Semoga kekuatan menyertai mereka," kata Mursini.
Baca: Satuan dalam TNI yang Berhasil dalam Operasi Pembebasan Papua Barat, Masuk dalam Pasukan Elite
Baca: Petani Inhil Korban Hama Kumbang PT BPLP Terima Bantuan Bibit dari Perusahaan
Pada saat pembacaan amanat Panglima TNI oleh Mursini, disampaikan sejumlah hal berkenaan dengan peran dan tugas TNI.
Dalam amanatnya, Panglima TNI mejelaskan TNI dengan kesederhaan dan profesionalismenya siap mengamankan bangsa dan negara dalam setiap gangguan.
TNI dalam tugas pokok menegakan kedaulatan negara, mempertahankan keutuha wilayah serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari segala macam ancaman dan gangguan.
Sebagai alat negara, tugas TNI tidak lepas dari berbagai tantangan saat ini maupun dimasa depan yang semakin kompleks.
Ketidakpastian akibat krisis ekonomi, politik da kepemimpinan global yang dikatalisasi oleh disrupsi tehknologi membawa perang tidak lagi terbatas (restricred war) dalam suatu batas teritorial.
Perang telah menjadi tidak terbatas (unrestricted war) masuk ke beberapa dimensi, seperti perang ekonomi, perang dagang, perang hukum, perang siber dan perang ekonomi.
Baca: Live Streaming Liga 2 2018 via Youtube Blitar United vs PSS Sleman Pukul 19.00 WIB Saat Ini
Baca: Warga Binaan Pertamina di Inhil Hasilkan 200 Kilogram Gambas Per Hari
"Bahkan akhir-akhir ini kita menyaksikan perang mata uang diberbagai negara. Era perang kinetik bergeser ke perang digital, non letal tapi tetap tetap menimbulkan dampak sangat merugikan bagi masyarakat bernegara," kata Mursini.
Dalam tugas-tugas selain perang, TNI juga bertugas dalam pengamanan Pemilu. TNI berkomitmen untuk terus menjaga netralitas dalam pelaksaan Pemilu tahun 2019.
Kesuksesan pengamanan Pilkada 2017 dan 2018 menjadi acuan dalam pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.
Kuncinya adalah tekad TNI untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi benteng dalam keutuhan NKRI. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sosmed-tribun-pekanbaru_20181001_215941.jpg)