Hari Guru 2018
Hendak Pergi Mengajar di Daerah Terpencil di Rohul, Ilham Tersungkur di Jalan Licin
Ilham mengaku, sejak mengabdikan dirinya pada 2008 lalu, ia masih bersemangat dalam mengajar anak-anak di daerah terpencil di Rokan IV Koto
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Firmauli Sihaloho
Laporan wartawan tribunpekanbaru.com : Doni Kusuma
TRIBUNPEKANBARU.COM - Hari Guru Nasional 2018 tak mengurangi duka dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang guru bagi Ilham, satu dari sekian banyak guru yang mengajar di daerah terpencil di Kabupaten Rokan Hulu.
Ilham mengajar mengajar di sekolah terpencil, tepatnya SDN 014 Kecamatan Rokan IV Koto.
Kepada tribunpekanbaru.com, Ilham mengaku, sejak mengabdikan dirinya pada 2008 lalu, ia masih bersemangat dalam mengajar anak-anak di daerah terpencil di Rokan IV Koto meski pakaiannya selalu kotor dengan tanah.
Jarak menuju sekolah tempatnya mengajar dari rumahnya sejauh 9 kilometer.
Jika tidak musim penghujan ia bisa cepat sampai mengunakan sepeda motor, sekitar 30 menit.
Namun tidak halnya jika musim penghujan.
Baca: VIDEO Guru Esdi dari Kampar: Tidur di Jalan Karena Terperangkap Lumpur
Baca: Miris, Syafrizal Hanya Terima Gaji Rp 400 Ribu Setiap Bulan
Saat musim penghujan, Ilham membutuhkan waktu 1,5 jam untuk sampai di sekolah.
Lamanya perjalanan akibat jalan yang biasanya dilewati tidak dapat dilewati karena berlumpur.
Dari total 9 km jalan yang ditempuh, hanya sekitar 3 km yang bisa dilewati dengan sepeda motor.
Selebihnya, atau sekitar 6 km harus ditempuhnya dengan berjalan kaki,
"Nah kalau dimusim penghujan ini saya harus berangkat lebih awal, yang semula berangkat pukul 07.00 WIB jadi berangkat usai subuh," katanya kepada Tribun, Sabtu (24/11).
Baca: Belum Sejahtera, Tugas Guru Berat, Guru di Riau Perlu Perhatian, Sempena Hari Guru Nasional
Baca: 10 Kutipan Hari Guru Berbahasa Inggris, Cocok untuk di Media Sosial: Terimakasih Bu Guru & Pa Guru!
Baca: Kumpulan Ucapan Hari Guru 25 November 2018, Cocok untuk WhatsApp,Instagram dan Facebook
Ilham menerangkan, ia sengaja berangkat lebih awal jika musim penghujan.
Sebab ia tidak ingin murid lama menunggunya untuk mengajarkan pelajaran baru.
Ilham mengaku sedih melihat murid-muridnya yang sudah siap-siap untuk menerima pelajaran sedikit kecewa, karena menunggu gurunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/hari-guru-nasional-ilham-mengajar-desa-rokan-koto-ruang-sd-negeri-014-di-rohul.jpg)