Indragiri Hulu
Pemkab Inhu Raih Juara di Dua Ketegori
Pemkab Inhu meraih juara tiga untuk dua kategori, yakni penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan penyaluran Dana Desa tahun 2018
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Nolpitos Hendri
Pemkab Inhu Raih Juara di Dua Ketegori
Laporan Wartawan Tribuninhu.com, Bynton Simanungkalit
TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) meraih juara tiga untuk dua kategori, yakni penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan penyaluran Dana Desa tahun 2018.
Penyerahan penghargaan itu diserahkan oleh Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau.
Baca: Menghadapi Natal dan Tahun Baru 2019, Basarnas Pekanbaru Gelar Siaga SAR Khusus
Baca: 178 Orang di Pekanbaru Meninggal Dunia Akibat HIV dan AIDS
Pada saat penyerahan penghargaan itu, Bupati Inhu, Yopi Arianto juga turut hadir di Balai Pauh Janggi Gubernuran, Pekanbaru pada Selasa (17/12/2018).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Inhu, Arif Fadilah turut mendampingi Bupati Inhu pada momen penerimaan penghargaan itu.
Arif Fadilah yang dikonfirmasi melalui selularnya mengungkapkan bahwa Pemkab Inhu juga menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp 1,46 Triliun.
"Pemkab Inhu turut menerima alokasi dana transfer sebesar Rp 1,46 triliun yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Riau Wan Thamrin kepada Bupati Inhu H Yopi Arianto," kata Arif, Selasa (18/12/2018).
Arif menerangkan angka Rp 1,46 Triliun itu terdiri dari dana transfer dan dana desa.
Meski begitu Arif juga tidak bisa menjelaskan rincian penggunaan anggaran Rp 1,46 Triliun tersebut.
Baca: Salimah Payung Sekaki Juara I Lomba Salimah Bersholawat Antar Majelis Taklim se Pekanbaru
Baca: Sepakat Tingkatkan Mutu Pendidikan SD, Disdikbud Siak Teken MoU dengan PT RAPP
Namun menurut Arif jumlah itu jauh lebih besar dibandingkan Kabupaten Pelalawan.
"Dana transfer itu terdiri dari DAK, DAU, DBH," kata Arif.
Gubernur Riau Wan Thamrin, besaran APBN yang dialokasikan sebagai dana transfer dan dana desa ke seluruh daerah sebesar Rp 826,8 triliun. Dan untuk Riau besaran dana yang disalurkan sebesar Rp 34,83 triliun.
“Ada kenaikan sebesar Rp 5 triliun dibandingkan tahun yang lalu,” terangnya.
Ditambahkan Gubri, mengingat besarnya dana APBN yang dikelola Provinsi Riau, maka ia berpesan kepada Pemprov, pimpinan lembaga dan penguasa anggaran harus menggunakan dana tersebut secara cepat, tepat transparan dan akuntabel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dana-dipa-riau-2019.jpg)