Siak

Pasar Lama China Town Siak Bakal Dibangun Kembali dengan Konsep Semula

Teknisnya, Pemda mencari developer perumahan yang sanggup membangun sesuai konsep, kemudian dicarikan bank untuk memberkan pinjaman.

Pasar Lama China Town Siak Bakal Dibangun Kembali dengan Konsep Semula
TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Kepala Dinas PU Tarukim Siak Ir.H.Irving Kahar, M.Eng mempresentasikan konsep rencana pembangunan kembali Pasar Lama China Town Siak yang terbakar di hadapan Bupati Siak Syamsuar dan korban, Jumat (28/12/2018) di Gedung Tengku Mahratu, Siak. 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Korban kebakaran Pasar Lama China Town Siak diundang Dinas PU Tarukim Siak untuk membicarakan konsep pembangunan kembali Ruko-Ruko yang terbakar, Jumat (28/12/2018) di gedung Tengku Mahratu, Siak.

Belasan korban hadir memenuhi undangan tersebut.

Awalnya, para korban kebingungan karena banyaknya aturan untuk membangun kembali Ruko mereka.

Ada yang menyatakan sanggup membangun sendiri ada pula yang menyatakan tidak sanggup lagi membangunnya.

Selain itu, mereka juga kesulitan mengurus SHM ke BPN Siak.

Pada pertemuan itu, Kepala Dinas PU Tarukim Siak, Irving Kahar mempresentasikan konsep rencana pembangunan. Namun, warga yang hadir menyebut tidak mungkin tercapai konsep tersebut jika dibangun secara sendiri-sendiri.

Jatsi, salah seorang korban pemilik toko Modif mengusulkan agar Pemkab Siak yang membangun Ruko-ruko tersebut. Kemudian mereka membayar dengan cara mencicil tanpa beban bunga.

"Kata Bapak boleh bangun sendiri, padahal Pasar Lama ini cagar budaya. Kalau misalnya ada yang bangun dan ada yang enggak, kan gak bagus. Bapak membangun terlebih dahulu, kita korban melakukan cicilan. Kalau dengan begitu, semua rumah bisa terbangun sesuai konsep cagar budaya, dan kami mencicil tanpa bunga," kata dia.

Usulan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Siak Syamsuar. Kemudian diflurkan ke forum, ternyata mereka sepakat Pemda yang membangun.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved