Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

Jarak Tempuh Rumah Masyarakat ke Samsat Capai 61 Kilometer di Rohil

Pihak DPRD Riau menyatakan siap membantu penganggaran untuk pelaksanaan Samsat Gendong, yang akan direalisasikan oleh Pemprov Riau kedepan

Penulis: Alex | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
ILUSRASI - Kejar Wajib Pajak ke Pelosok, Bapenda dapat Tambahan Empat Mobil Samsat Keliling 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Pihak DPRD Riau menyatakan siap membantu penganggaran untuk pelaksanaan Samsat Gendong, yang akan direalisasikan oleh Pemprov Riau kedepan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, Husaimi Hamidi mengatakan, jika nantinya anggaran terkendala, maka pihaknya akan mengupayakan dengan berbagai cara, karena program Samsat Gendong tersebut dinilai sangat efektif.

"Kami siap dukung penuh program Samsat Gendong, karena sistem tersebut memang sangat dibutuhkan di Provinsi Riau, dan akan sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan daerah nantinya," kata Husaimi kepada Tribun, Senin (31/12).

Baca: Disdukcapil Rokan Hulu Telah MUSNAHKAN Ribuan Keping e-KTP Rusak dan Invalid

Dikatakan Husaimi, Samsat Gendong merupakan inisiatif dari Komisi III DPRD Riau, sekitar dua tahun lalu. Ketika itu, dikatakan Husaimi, pihaknya melakukan studi banding ke Jawa Barat, yang sudah lama melakukan sistem tersebut.

"Saat itu saya di Komisi III. Kami melihat, hal ini sangat cocok direalisasikan di Riau. Karena sebagian di daerah kabupaten di Riau memiliki kawasan yang jauh antara satu daerah dengan daerah lain. Kami kemudian mengarahkan agar Pemprov melakukan hal tersebut, tapi tak kunjung dilaksanakan ketika itu," imbuhnya.

Bahkan dikatakan Husaimi, ada daerah di Rokan Hilir, yang jarak pemukiman masyarakat dengan Samsat di sana berjarak 61 kilometer, dengan menempuh perjalanan selama 3 jam, yakni di Tanjung Sari, Kecamatan Tanjung Medan menuju Posko Samsat di Ujung Tanjung, Kecamatan Tamah Putih, Rokan Hilir.

"Setiap turun ke daerah, masyarakat selalu mengeluhkan hal itu, dan meminta kita menfasilitasi. Makanya itu menjadi buah pikiran kita, yang diusulkan ke Pemprov Riau," ulasnya.

Husaimi mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh Pemprov, karena hal itu akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Riau. "Khususnya kepada Bapenda Riau yang melaksanakan saat ini, semoga berhasil," harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson mengatakan, sebenarnya apa yang dilaksanakan oleh Pemprov Riau sudah terlambat, karena harusnya sejak dulu dilaksanakan.

Baca: INI 3 Kejahatan Tertinggi di Pekanbaru Selama Tahun 2018, Ada Curanmor dan Narkoba

"Saya ketika itu menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Riau. Kami arahkan Pemprov agar melaksanakan Samsat Gendong, jemput bola, tapi tak kunjung dilaksanakan. Dilaksanakan saat ini sebenarnya sudah terlambat, tapi tak apa, minimal ada itikad baik dari mereka," ujarnya.

Untuk support, dikatakan Aherson pihaknya sangat mendukung nantinya, apalagi hal itu diinisiasi oleh pihak DPRD Riau sebelumnya.

"Kami sangat support tentunya, apalagi ini memang menjadi rencana kita sebelumnya. Sudah saatnya memang Riau memiliki Samsat Gendong. Wajar masyarakat tak mau bayar pajak, karena sangat jauh jaraknya. Mudah-mudahan dengan ini pendapatan akan semakin meningkat," tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved