Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berkebun di Atap Rumah, Cara Liza Tambah Penghasilan Keluarga

Atap rumah yang datar dan terbuat dari dak beton sering tidak dimanfaatkan. Dibiarkan berlumut.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: ihsan
tribun pekanbaru
Pemilik Pekanbaru Green Farm, Liza Ika memperlihatkan sayuran hidroponik di atap rumahnya, Jalan Jenderal, Pekanbaru. 

Berkebun di Atap Rumah, Cara Liza Tambah Penghasilan Keluarga

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Atap rumah yang datar dan terbuat dari dak beton sering tidak dimanfaatkan. Dibiarkan berlumut.

Mungkin karena tidak terlihat, jadi kurang diperhatikan. Namun bagaimana jika dimanfaatkan yang dapat memberi nilai ekonomi.

Caranya, dengan berkebun. Di atap dak bisa ditanami bermacam jenis sayur-sayuran, buah-buahan sampai bunga dengan cara hidroponik.

Saat ini, teknologi sederhana tersebut sudah sangat banyak dijumpai.

Bagi ibu rumah tangga sangat cocok melakukan kegiatan ini untuk mencari kesibukan tanpa harus keluar rumah. Rumah terurus, anak terperhatikan, namun bisa menambah penghasilan rumah.

Seorang IRT, Liza Ika memanfaatkan atap dak rumah toko menjadi tempat pengembangan hidroponik. Liza benar-benar berkebun di atap rumah yang terletak di Jalan Jenderal, Pekanbaru itu.

Tentunya tidak menggunakan tanah sebagai tanam.

"Konsepnya adalah urban farming. Berkebun di atap dak yang datar dengan tanaman sayuran dan buah-buahan," sebut Liza, Kamis (24/1).

Ia telah berhasil mendalami hidroponik, mengembangkannya, bahkan membuat pelatihan-pelatihan sejak 2014.

Liza memanfaatkan atap rumahnya. Bahkan sampai menyewa atap tetangganya untuk dijadikan tempat hidroponik. Dia bersama rekan bisnisnya juga banyak menerima order pemasangan hidroponik di rumah-rumah bahkan hotel.

Hal ini tentu menambah penghasilan bagi keluarganya.

Menurut Liza, atap dak dengan ukuran selebar apapun bisa dimanfaatkan untuk Hidroponik. Tentunya, lebih luas akan lebih baik. Minimal hasilnya menutupi kebutuhan konsumsi sehari-hari. Seperti sayur dan buah.

Liza mengatakan, urban farming sangat cocok dikembangkan di Pekanbaru. Sebab, selain lahan yang sudah semakin sempit untuk berkebun, juga jenis tanahnya kurang mendukung.

Pemilik Pekanbaru Green Farm ini menyebut dua pilihan media tanam yang digunakan. Yakni, dengan pipa paralon dan talang air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved