Indragiri Hulu
Aksi Begal di Gang Perumahan, Dihantam Linggis hingga Berdarah, Chandra Ternyata Kenal dengan Pelaku
Chandra (24) bersyukur ia selamat dari aksi begal yang dialaminya pada Jumat (25/01/2019) lalu. Ternyata ia kenal dengan pelaku yang membegalnya.
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Chandra (24), pemuda Sumber Sari, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bersyukur ia selamat dari aksi begal yang dialaminya pada Jumat (25/01/2019) lalu.
Sempat berdarah-darah setelah dihantam linggis oleh pelaku, Chandra masih berusaha melawan.
Namun pelaku berhasil melarikan sepeda motor Honda Beat berwarna merah milik Qori Wulandari (24), rekan Chandra yang juga menjadi saksi dalam perkara ini.
Tidak sampai 24 jam, anggota Polsek Pasir Penyu menangkap pelaku yang kemudian dikenali dengan nama Abdiansyah Putra (27), warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, Inhu.
Ternyata, antara korban dan pelaku ternyata saling kenal.
Meski berbeda desa dan kelurahan, namun jarak rumah Chandra dan Abdiansyah Putra hanya berjarak seratus meter.
"Saya kenal dengan dia (Abdiansyah Putra red), dari kecil sudah saling kenal. Tapi kami gak pernah satu permainan. Jarak umur saya dengan dia juga masih dekat," kata Chandra kepada Tribuninhu.com ketika ditemui di rumahnya, Selasa (29/1/2019) sore.
Bahkan ketika mereka dipertemukan oleh petugas Kepolisian di Polsek Pasir Penyu, pelaku sempat meminta maaf kepada korban.
"Ia meminta maaf dan mengaku nyesal sama saya, dia bilang kalau saja aku tahu itu kau gak mungkin aku lakukan itu," kata Chandra mengisahkan pertemuan dirinya dengan Putra di Polsek.
Aksi begal yang dialami oleh Chandra ini sempat menggemparkan warga Kabupaten Inhu.
Pasalnya aksi begal tersebut dilakukan olah satu orang pelaku.
Selain itu, lokasi aksi pembegalan juga dilakukan di dalam gang perumahan.
Namun ada cerita yang berbeda antara pengalaman yang dialami oleh korban dan sejumlah pemberitaan yang beredar.
Pada malam naas itu, Chandra dan Qori Wulandari disebut-sebut sedang berdua-duaan di lapangan. Hal ini dibantah oleh Chandra.
"Saya dan Qori hanya berteman dan kebetulan pulang menumpang motor milik Qori, karena kami mau pergi sama-sama ke Pematang Reba untuk mengecek barang-barang yang sudah mau habis limit," kata Chandra yang bekerja sebagai petugas gudang tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/begal-inhu.jpg)