Pagar SD Roboh
Pasca Insiden Pagar Tembok SD Roboh, Aktivitas SDN 121 Pekanbaru Normal
Para siswa tetap beraktivitas di SD yang merupakan komplek dari empat SD. Lokasi pagar yang rubuh sudah dipasangi garis polisi.
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Aktivitas di SDN 121 Pekanbaru, Jum'at (8/1/2019) tampak normal pascainsiden rubuhnya tembok pagar depan SD di Jalan Cut Nyak Dien, Kamis kemarin.
Seorang siswa bernama Salman menjadi korban hingga menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan pantuan Tribunpekanbaru.com, para siswa tetap beraktivitas di SD yang merupakan komplek dari empat SD. Keempat sekolah yakni SDN 121 Pekanbaru, SDN 06, SDN 12 dan SDN 15.
Lokasi pagar yang rubuh sudah dipasangi garis polisi.
"Saat ini aktivitas normal. Tapi anak anak diimbau tidak beraktivitas di dekat pagar yang rubuh," papar Kepala SDN 121 Pekanbaru, Supartini kepada Tribunpekanbaru.com, Jum'at (8/2/2019).
Wanita berkerudung mengaku kejadian rubuhnya tembok pagar adalah insiden.
Baca: Disdik Kota Pekanbaru akan Tanggung Seluruh Biaya Perobatan Salman, Siswa SD Korban Pagar Roboh
Baca: Pagar SD Roboh di Pekanbaru Makan Korban, Guru Sebut Usia Tembok Sudah Tua
Baca: Begini Penuturan Teman Sekelas Salman Sebelum Tembok SDN 121 Pekanbaru Roboh
Mereka tidak menyangka siswa menjadi korban dalam insiden tersebut. Bahkan siswanya, Salman masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Supartini mengaku prihatin dengan kejadian itu. Para guru SDN sudah bergantian datang melihat kondisi Salman yang masih terbaring di rumah sakit. Mereka berharap kondisi Salman membaik pasca mengalami insiden tersebut.
"Kami berharap kondisi Salman bisa membaik. Saat kejadian dia sedang main dekat pagar, kami tidak menyangka tembok bakal rubuh," terangnya.
Pihak sekolah berupaya meningkatkan pengawasan terhadap para siswa.
Tembok dirobohkan
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan telah merubuhkan tembok tiga SDN yang berada dalam satu komplek dengan SDN 121 Jalan Cut Nyak Dien.
Hal itu dilakukan beberapa jam setelah insiden tertimpanya Salman, siswa kelas III SDN 121 Pekanbaru yang tertimpa tembok batu yang dipasang di antara pagar dan plang sekolah tersebut.
"Agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa. Ada tiga sekolah yang membuat tembok serupa dengan SDN 121. Ketiga sekolah tersebut yaitu, SDN 15, 12 dan SDN 06, ketiganya berada di satu komplek dengan SDN 121," ujar Abdul Jamal, Kamis (7/2/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pagar-roboh1.jpg)