Berita Riau

SEGERA, Taman Nasional Zamrud sebagai Objek WISATA ALAM di Riau, Dalam Pembahasan BBKSDA Riau

Segera, Taman Nasional Zamrud sebagai objek wisata alam di Riau, dalam pembahasan BBKSDA Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak

SEGERA, Taman Nasional Zamrud sebagai Objek WISATA ALAM di Riau, Dalam Pembahasan BBKSDA Riau
tribunPekanbaru/Theo Rizky
Hutan di Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak terlihat masih lebat dan rapat. SEGERA, Taman Nasional Zamrud sebagai Objek WISATA ALAM di Riau, Dalam Pembahasan BBKSDA Riau 

Penetapan tersebut dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Siak, Riau, 22 Juli 2016 lalu.

Baca: CEWEK CANTIK Pekanbaru Kampanye Stop Bullying pada Anak, Miris Melihat Kasus Bullying di Sekolah

Baca: Mama Muda Cantik Jual Ayam Jadi Selebgram, Aksinya Bikin Greget dan Merinding, Simak Videonya

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru, Jadi Duta FMIPA dan Suka Berpantun, Dipanggil Dayang Cermai

Taman Nasional Zamrud yang berada di Siak Riau ini, berada di lahan gambut seluas 31.480 hektar.

Ada dua danau yang menghiasi, diantaranya Danau Pulau Besar (2.416 hektare) yang terdiri dari empat pulau yaitu Pulau Besar, Pulau Tengah, Pulau Bungsu, serta Pulau Beruk, dan Danau Bawah yang luasnya 360 hektare.

Sementara itu Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau Mahfudz menjelaskan, skema yang disiapkan untuk mengelola TN Zamrud dimulai dengan menyiapkan beberapa zonasi.

Diantaranya zona pemanfaatan termasuk didalamnya mengakomodir wisata alam atau ecotourism.
    
Selanjutnya zona inti atau zona rimba khusus untuk perlindungan, dan tidak boleh ada campur tangan manusia. Namun, tetap diizinkan untuk keperluan penelitian.

Danau Zamrud sangat asri dilihat dari atas. SEGERA, Taman Nasional Zamrud sebagai Objek WISATA ALAM di Riau, Dalam Pembahasan BBKSDA Riau
Danau Zamrud sangat asri dilihat dari atas. SEGERA, Taman Nasional Zamrud sebagai Objek WISATA ALAM di Riau, Dalam Pembahasan BBKSDA Riau (Tribun Pekanbaru/ Theo Rizky)

    
Ia menjelaskan skema pelestarian kawasan hutan yang mencakup pengembangan destinasi wisata alam rawa gambut diharapkan memberikan manfaat dalam rangka pengembangan desa dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.
    
Skema itu disiapkan melalui Penyusunan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) yang fokus pada peningkatan kegiatan perlindungan dan pengamanan kawasan.

Baca: KISAH Hijaber Cantik Asal Aceh Jadi Selebgram, Cantik Bak Boneka, Ada yang DM Nakal

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Tulungagung Merantau di Pekanbaru, Pilih Jadi FDJ, Tepis Imej Negatif

Baca: 5 Selebgram Cantik Bak Boneka dan Seksi, Ada Sering dapat DM Nakal, Ini Pengakuannya

Khususnya pada bagian utara dan selatan kawasan TN Zamrud melalui peningkatan jumlah petugas, keterlibatan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan dan pemasangan rambu-rambu kawasan.
    
"Pembangunan infrastruktur dan pengembangan wisata pada TN Zamrud akan selalu bersinergi antara program Balai Besar KSDA Riau dengan program pemerintah Kabupaten Siak," terangnya.

SEGERA, Taman Nasional Zamrud sebagai Objek WISATA ALAM di Riau, Dalam Pembahasan BBKSDA Riau dan Pemkab Siak. (Tribunpekanbaru. com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved