Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

VIDEO Debat Panas Rhenal Kasali vs Rocky Gerung di ILC, Tonton Disini!

Program Diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne, Selasa (26/3/2019) malam, kembali berlangsung seru dan menarik.

Menurut dia, hal yang sama ketika kita ajukan ujian kepada kekuasaan. Kemudian, kekuasan bereaksi negatif.

"Artinya, kekuasan juga gak berpikir," imbuh dia.

Baca: Download Lagu Sabyan Eih El Amal, Video MP3 Lagu Terbaru Nissa Sabyan Gambus Plus Lirik

Baca: VIDEO Prediksi & Ramalan Zodiak Hari Ini, Rabu (27/3/2019):Gemini Bakal Dapat Perhatian Lebih Nih

Baca: 9 Suster Rumah Sakit Ini Mendadak Viral: Hamil di Waktu yang Sama Hingga Bakal Melahirkan Bersamaan

Pekerjaan Iblis

Rocky Gerung juga tidak sependapat dengan pernyataan Rhenald Kasali yang mengartikan hoaks itu adalah pekerjaan iblis.

"Lalu, yang menjanjikan Rp 50 juta untuk rakyat Lombok itu Presiden atau iblis?," tanyanya. 

Rocky kembali menegaskan bahwa asal usul hoaks terjadi ketika Alan Sokal menguji kedunguan dari redaktur majalah Social Text.

"Itu poinnya. Itu pentingnya anda belajar, jangan dungu ya," tandasnya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Rhenald Kasali meminta Rocky Gerung agar tidak hanya membaca satu referensi saja ketika memaknai hoaks.

"Saya kira referensi itu tidak cukup membaca satu. Anda harus banyak membaca buku," kata Rhenald.

"Anda harus baca referensi. Dengan referensi tunggal itulah, jadi seperti ini," ujar Rhenald sembari menunjuk-nunjuk Rocky Gerung.

Baca: VIDEO Ramalan Zodiak Rabu 27 Maret 2019, Hari Ini Ada Kabar Baik Buat PISCES Nih!

Baca: VIDEO STREAMING Pertandingan India Open 2019 Hari Ini: Tontowi/Winny Oktavina & Hafiz/Gloria Main

Baca: Wanita Bersuami Ajak Kekasih Brondong Bunuh Selingkuhannya, Polisi: Sudah Lebih dari Cinta Segitiga

Baca: Isak Tangis Keluarga Ingat Video Call Terakhir Calon Pendeta Melinda Zidemi, Korban Pembunuhan Sadis

DEBAT Rhenald Kasali vs Rocky Gerung di ILC TVOne:

Rhenald menjelaskan asal kata hoaks adalah hocus yang artinya mengelabui. Itu diambil dari kejadian para tukang sulap yang kemudian mengelabui mata orang lain. 

"Hari ini bukan orang dungu yang dikelabui. Ornag-orang pandai, ornag-orang yang ibadahnya baik pun dikelabui," terang dia. 

"Saya kira referensi harus ditingkatkan ya. Kalau anda hanya referensi tunggal memang itu jadi bahaya ya," tukas Rhenald. 

Tema Hoaks

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved