Olahan Daging Lebih Higienis, Kebab Ini Gunakan Tortilla Hitam
Kebab merupakan jajanan yang banyak digandrungi. Makanan ini banyak dijumpai di sejumlah sudut Kota Pekanbaru.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: ihsan
Lanjut Puput, isian yang telah digulung dengan tortilla kemudian digoreng. Ia memilih mentega sebagai bahan menggoreng. Bukan minyak makan. Hal ini agar tortilla lebih lembut dan wangi.
Kebab kemudian dibalik berkali-kali selama penggorengan. Sampai sampai muncul gelembung kecil pada tortilla dan warnanya menjadi kuning keemasan.
Sehingga kebab lebih kering. Namun tidak sampai renyah atau krispi.
"Kulit kebab (tortilla) cenderung lebih kering. Mungkin banyak yang basah, tapi yang lebih kering, kematangannya sampai ke dalam," ujar Puput.
Di Kebab Turki Haji Jamhur harga dibandrol Rp 13 ribu dengan kemasan yang aman. Puput juga menyediakan kebab frozen. Berisi enam gulung dalam setiap kemasannya dengan harga Rp 60 ribu.
Menurut Puput, kebab frozen cocok buat anak-anak karena belum diberi saus pedas. "Kebab frozen, isiannya full daging tipis, keju dan mayonaise," kata Puput.
Kebab tinggal digoreng dengan mentega. Kebab kemasan ini bisa tahan sampai tiga bulan disimpan dalam freezer. Namun baik dikonsumsi paling lama sehari jika tidak disimpan dalam freezer. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kebab-turki-haji-jamhur.jpg)