Status Siaga Darurat Karhutla di Kota Dumai Diperpanjang Hingga 31 Oktober

Pemko Dumai dan instansi terkait lainnya, memutuskan memperpanjang status siaga darurat karhutla hingga 31 Oktober mendatang.

Status Siaga Darurat Karhutla di Kota Dumai Diperpanjang Hingga 31 Oktober
tribun pekanbaru
Suasana rapat koordinasi penanggulangan karhutla membahas status siaga darurat di Media Center Kota Dumai, Kamis (23/5). 

tribunpekanbaru.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Dumai, menggelar rapat kordinasi (rakor) untuk membahas status siaga darurat harhutla di Kota Dumai.

Rakor ini dilaksanakan Kamis (23/5), di Gedung Media Center Kota Dumai. Rakor dipimpin Asisten II Pemko Dumai, Syahrinaldi, dan dihadiri Dansubsatgas Penanggulangan karhutla Kota Dumai yaitu Dandim 0320/Dumai, Letkol (Inf) Horas Sitinjak, dan Kepala BPBD Kota Dumai, Afrilagan.

Dipaparkan oleh Afrilagan, berdasarkan pertimbangan dari hasil paparan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru pada 19 Februari lalu, prediksi musim kemarau di wilayah Riau dimulai pada Mei hingga Oktober 2019.

"Sesuai arahan Kepala BPBD Provinsi Riau pada Rakor di provinsi pada 22 Mei lalu, bahwa BPBD Dumai disarankan memperpanjang waktu siaga darurat," ujar Afrilagan.

Dilanjutkan, pertimbangan lain adalah menyangkut penggunaan anggaran Dana Belanja Tidak Terduga (DBTT), yang salah satu syaratnya adalah berada di status siaga darurat.

"Hal ini tak terlepas dari kondisi di lapangan, yaitu masih terjadi kebakaran di sejumlah titik. Selain itu, tim sampai saat ini juga masih melaksanakan tugas pemadaman dan pendinginan sebagai langkah pencegahan agar lokasi tak meluas," sebutnya.

Dandim 0320/Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak, menyayangkan suasana rakor yang hanya dihadiri sedikit peserta tersebut.

"Penanggulangan bencana karhutla di Kota Dumai merupakan tanggung jawab kita bersama. Kalau rapat saja masih telat atau tidak datang, berarti ini belum menjadi hal serius untuk dilaksanakan," katanya.

Sementara, Asisten II Pemko Dumai, Syahrinaldi memaparkan, Pemko Dumai memutuskan bahwa penetapan status siaga darurat karhutla Kota Dumai diperpanjang mulai 1 Juni hingga 31 Oktober mendatang.

"Sesuai pertimbangan dan kesepakatan bersama, siaga darurat diperpanjang dari sebelumnya berakhir pada 31 Mei, diperpanjang hingga 31 Oktober," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, luas kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai sepanjang 2019 mencapai angka 250,25 hektare, yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Dumai. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved