Pemilu 2019

Terlibat Pengelembungan Suara Caleg, Sebanyak 16 Panwascam di Riau Terancam Pidana dan Sidang Etik

Diantara kasus Panwascam ini diantaranya diduga terlibat Penggelembungan suara, seperti kasus di Pelalawan dan Inhu

Terlibat Pengelembungan Suara Caleg, Sebanyak 16 Panwascam di Riau Terancam Pidana dan Sidang Etik
IST
ilustrasi penjara lapas bui 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau Rusidi Rusdan mengatakan ada 16 panitia pengawas Kecamatan (Panwascam) yang terancam dijatuhkan pidana dan sanksi etik.

Saat ini masih dalam proses penyelidikan yang dilakukan Sentra Gakkumdu dan Bawaslu di masing-masing Kabupaten dan Kota.

"Ada indikasi Panwascam ada 16, sekarang masih berproses, "ujar Rusidi Rusdan kepada Tribunpekanbaru.com Kamis (23/5).

Menurut Rusidi Rusdan selain menghadapi proses hukum dugaan pelanggaran pidana yang bisa dibuktikan melalui pengadilan dan Sentra Gakkumdu. Para pengawas ini juga akan menghadapi sidang etik.

"Pidana Pembuktian memerlukan Sentra Gakkumdu dan sidang DKPP. Pembuktian agak lebih sulit dari kode etik, "ujar Rusidi Rusdan.

Baca: Profil Pengacara Prabowo-Sandi dalam Sengketa Pilpres 2019, Pernah Menang Gugatan di MK

Baca: TKN Siapkan Tim Hukum yang Diketuai Yusril, Hadapi Gugatan Sengketa Hasil Pemilu 2019 di MK

Rusidi Rusdan mengatakan untuk sanksi Etiknya sudah jelas bagi yang terlibat tentunya tidak bisa lagi untuk menjadi pengawas ataupun penyelenggara jika ada perhelatan pemilu atau Pilkada lagi.

"Kalau terlibat ada putusan, baik itu sidang Etik maupun pidana maka tercoreng integritas nya tidak bisa ikut lagi menjadi pengawas dan penyelenggaraan harus berintegritas, "ujar Rusidi Rusdan.

Diantara kasus Panwascam ini diantaranya diduga terlibat Penggelembungan suara, seperti kasus di Pelalawan dan Inhu, sedangkan lainnya dugaan pelanggaran administrasi.

Selain Panwascam yang saat ini masih berproses hukum juga penyelenggara pemilu di Riau, dimana sebagiannya diduga bermain dengan Panwascam untuk dugaan Penggelembungan suara bagi calon legislatif atau Caleg. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved